Niat Cari Lidi Sawit Berujung Petaka, Nenek di Labusel Diperkosa Pemuda Berparang!

Ilustrasi pemerkosaan. (Foto: istimewa)

ABNnews – Niat seorang lansia berinisial S (67) untuk mengumpulkan lidi sawit di kebun warga Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Sumatera Utara, berujung petaka.

Korban menjadi korban pemerkosaan oleh seorang pemuda berinisial N (21) yang nekat mengancamnya menggunakan parang.

Aksi keji tersebut berlangsung saat korban tengah beraktivitas sendirian di area perkebunan kelapa sawit pada Senin (19/10/2026) siang.

Pendamping korban sekaligus aktivis pemuda setempat, David Arjuna Sihombing, menceritakan bahwa kejadian bermula ketika pelaku N mendadak menghampiri korban yang sedang bekerja.

Tanpa diduga, pelaku langsung merebut parang yang dibawa korban untuk memotong lidi sawit, lalu mengacungkannya ke arah korban agar tidak melawan dan menuruti hawa nafsunya.

“Pelaku tiba-tiba mendekati korban lalu mengambil parang yang dipakai mencari lidi sawit. Pelaku lalu mengancam korban,” ujar David usai mendampingi korban melapor ke Mapolres Labuhanbatu Selatan, Kamis (29/10/2026).

Setibanya di rumah pasca-kejadian traumatis tersebut, korban memberanikan diri menceritakan aksi pemerkosaan yang dialaminya kepada pihak keluarga.

Mendengar pengakuan korban, pihak keluarga yang memegang identitas terduga pelaku langsung mendatangi N. Saat diinterogasi warga dan keluarga korban, pelaku tak bisa mengelak dan akhirnya mengakui seluruh perbuatan bejatnya.

Didampingi aktivis pemuda, korban dan keluarganya kemudian membuat laporan resmi ke Mapolres Labuhanbatu Selatan guna menuntut keadilan.

Usai menerima laporan, aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan pelaku N. Saat ini, pelaku telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Labuhanbatu Selatan.

Penyidik Satreskrim Polres Labusel masih terus melakukan pemeriksaan intensif serta pendalaman untuk melengkapi berkas penyidikan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *