ABNnews – Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, secara blak-blakan mendorong mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk bergabung ke dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pendidikan.
Syahganda meminta Anies untuk tidak ragu maupun malu-malu mengambil kesempatan berkontribusi bagi negara.
Wacana peluang kerja sama politik antara Anies Baswedan dan Prabowo Subianto ini kembali hangat diperbincangkan. Meski keduanya sempat berada di kubu berseberangan dalam kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Syahganda menilai perbedaan pilihan politik masa lalu tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun bangsa.
Usulan tersebut disampaikan Syahganda secara terbuka dalam tayangan kanal YouTube Total Politik yang disiarkan pada Minggu (11/10/2026). Menurutnya, Anies memiliki rekam jejak dan kapabilitas yang sangat cocok untuk mengomandoi sektor pendidikan.
“Saya mendorong dia (Anies) untuk jadi Menteri Pendidikan. Cocok, Anies cocok,” tegas Syahganda.
Kendati demikian, dorongan terbuka dari Syahganda ini masih sebatas usulan politik dan belum menunjukkan adanya keputusan maupun sinyal resmi terkait perombakan jajaran kabinet.
Lebih lanjut, Syahganda mengingatkan agar pertimbangan untuk bergabung ke dalam pemerintahan tidak dikalahkan oleh ego serta gengsi politik akibat persaingan masa lalu.
Ia bahkan mengungkit kilas balik perjalanan karier politik Anies saat berlaga di Pilkada DKI Jakarta 2017 silam, di mana Prabowo Subianto menjadi sosok kunci yang memberikan dukungan politik penuh kepada mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.
“Tidak usah malu-malu. Pasti ada ego dan gengsi, tapi salah dong kalau gengsi. Bagaimanapun, yang membesarkan dia (Anies) kan Prabowo juga,” pungkas Syahganda.












