Opini  

Anak Purbaya Unggah Story Soal ‘Mafia’ Usai Ayahnya Dicopot: Dia Ancam Presiden!

Foto: Instagram

ABNnews – Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan (Menkeu) masih menyisakan tanda tanya besar, terlebih hingga saat ini pihak Istana belum memberikan keterangan resmi.

Di tengah kesenyapan tersebut, putra sulung Purbaya, Yudo Achilles Sadewa, mengunggah pernyataan menohok yang memicu spekulasi mengenai keberadaan “mafia” di balik keputusan mendadak ini.

Melalui akun Instagram miliknya, Yudo membagikan ulang sebuah infografis yang membandingkan rekam jejak Purbaya dengan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Dalam unggahan tersebut, deretan capaian Purbaya disorot, mulai dari pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam satu dekade terakhir, lonjakan penerimaan pajak hingga 22 persen, hingga tindakan tegas terhadap peredaran barang-barang ilegal. Sebaliknya, infografis itu menyentil Raja Juli yang dinilai tetap aman di posisinya meski dikaitkan dengan isu lingkungan.

Tak berhenti di situ, Yudo menuliskan kalimat tajam dalam unggahan Instagram Story-nya pada Selasa (15/9/2026). Ia terang-terangan menyebut ada sosok “mafia” yang mengancam Presiden Prabowo Subianto.

“Well tau lah siapa mafianya,” tulis Yudo.

Yudo lantas mengaitkan dugaan ancaman tersebut dengan langkah tegas sang ayah yang gemar membersihkan lingkungan kementerian dari praktik korupsi sebelum akhirnya mendadak dicopot.

“Dia ancam presiden supaya lengser kalo koruptor ditangkap. Sementara bapak pecatin koruptor,” lanjutnya.

Meski melontarkan tuduhan serius, Yudo tak membeberkan lebih lanjut mengenai sosok spesifik yang ia maksud sebagai “mafia” maupun pihak yang diklaim mengancam Kepala Negara tersebut.

Unggahan panas tersebut muncul hanya berselang sehari setelah Yudo mengekspresikan rasa leganya usai Purbaya resmi tak lagi menduduki posisi Bendahara Negara. Pada Senin (14/9/2026), ia mengaku bersyukur tak lagi menyandang status sebagai anak menteri.

“Sekarang Yudo udah bukan anak menteri, jadi bebas asbun (asal bunyi). Pensiun aja dari politik, enak jadi trader, ngurusin ratusan perbulan. Jadi menteri gaji kecil, kerjanya non-stop, ngurusin negara yang bawahan korup,” ungkap Yudo.

Ia pun menyambut gembira kepulangan sang ayah ke rumah untuk kembali beristirahat dan melanjutkan profesinya sebagai trader profesional.

“Guys akhirnya bapak bisa tidur nyenyak lagi guys, jadi trader lagi, ga jadi menteri lagi,” pangkas Yudo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *