El Clasico Panas, Persija Tegaskan Larangan Suporter Persib Hadir di GBK!

Persija vs Persib di pekan kedua BRI Super League 2026/2027. ( IG @boladuniajeh)

ABNnews – Manajemen Persija Jakarta menegaskan suporter Persib Bandung, Bobotoh, dilarang hadir menyaksikan langsung duel sengit El Clasico BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (12/9/2026).

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dalam laga bertensi tinggi tersebut.

Penegasan tersebut diumumkan secara terbuka oleh pihak Macan Kemayoran melalui akun media sosial resminya.

Persija meminta seluruh pendukung Maung Bandung mematuhi aturan pertandingan dan tidak melakukan perjalanan ke Jakarta.

“PERHATIAN! Kepada seluruh suporter Persib Bandung, dilarang hadir dan memasuki Stadion Utama Gelora Bung Karno pada laga Persija vs Persib, Sabtu, 12 September 2026,” tulis pihak Persija.

“Mohon hormati ketentuan pertandingan dan tidak datang ke stadion. Mari bersama menjaga keamanan, ketertiban, dan sportivitas. Dukung tim kebanggaan dari tempat masing-masing,” lanjut pengumuman resmi tersebut.

Secara umum, regulasi mengenai larangan suporter bertandang (away) sebenarnya sudah dicabut menyusul lampu hijau dari FIFA.

Namun, laga yang melibatkan rivalitas panas seperti Persija vs Persib masuk dalam kategori pengecualian atas dasar keamanan.

Direktur I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa untuk pertandingan berisiko tinggi (high risk), pihak pengelola dan kepolisian berhak memberlakukan pembatasan atau mengunci kehadiran suporter tim tamu.

“Untuk digarisbawahi, khusus untuk klub-klub yang memiliki rivalitas tinggi atau terdapat indikasi berdasarkan informasi intelijen, pertandingan tertentu dapat melarang kehadiran suporter away,” ujar Ferry Paulus.

“Contohnya seperti Arema FC melawan Persebaya atau Persija melawan Persib. Untuk pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti itu, suporter away bisa di-lock atau tidak diperbolehkan hadir. Bisa saja ada kebijakan lain yang melarang suporter away, tetapi indikator utamanya tetap berasal dari pihak kepolisian,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *