ABNnews – Polrestabes Surabaya menggandeng anggota perguruan silat PSHT dan PSHW bersama warga untuk menggelar aksi pemasangan alarm anti-maling sepeda motor secara gratis.
Program ini digelar sebagai langkah konkret mencegah maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus menyemarakkan Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia tahun 2026.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan turun langsung memantau jalannya kegiatan yang berlangsung hangat di halaman Mapolrestabes Surabaya pada Minggu (23/8/2026).
Tampak berbaur tanpa jarak, Kombes Luthfie menyapa warga serta para pesilat yang antusias mengikuti pemasangan perangkat keamanan tersebut pada sepeda motor mereka. Ia juga mendengarkan langsung berbagai aspirasi masyarakat mengenai kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan permukiman.
Kehadiran elemen warga dan perguruan silat ini menjadi bukti sinergi bahwa menjaga kondusivitas kota merupakan tugas bersama seluruh lapisan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk para anggota perguruan silat, untuk terus bersinergi dan bekerja sama dengan kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing. Keamanan dan ketertiban tercipta bukan hanya karena kehadiran aparat, melainkan karena kesadaran dan partisipasi aktif kita semua,” ujar Kombes Luthfie, Minggu (23/8/2026).

Program ini mendapat respons luar biasa antusias dari warga mengingat maraknya kejahatan pencurian sepeda motor yang kerap memicu keresahan. Dengan terpasangnya alarm tambahan ini, potensi aksi curanmor diharapkan dapat ditekan secara efektif.
Para anggota perguruan silat yang hadir menyambut hangat ajakan tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah, menghindari tindakan melanggar hukum, serta menjaga nilai persatuan.
Kombes Luthfie menegaskan, pembagian dan pemasangan alarm gratis ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian untuk hadir memberikan solusi nyata di tengah masyarakat.
“Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat, serta situasi kamtibmas di wilayah Surabaya senantiasa tetap aman, damai, dan kondusif. Wani Jogo Suroboyo, Sikat Perusuh!” tegasnya.












