Tragedi Remaja 15 Tahun Hamil Ditembak Kakek Tetangga di Bogor, Pelaku Resmi Dijebloskan ke Sel

Ilustrasi. (Foto: Dok.Detikcom)

ABNnews – Tragedi memilukan menimpa seorang remaja perempuan berusia 15 tahun di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Korban diperkosa hingga hamil oleh kakek tetangganya sendiri berinisial DUM (70). Kakek bejat tersebut kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan resmi dijebloskan ke dalam sel tahanan.

Kasat PPA/PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri membenarkan penahanan terhadap DUM. Pihak kepolisian menjerat tersangka dengan pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terbaru.

“Sudah (ditetapkan tersangka), pasal yang disangkakan 473 dan 415 Undang-Undang KUHP yang baru,” ujar AKP Silfi Adi Putri saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).

Silfi menegaskan atas perbuatan bejatnya melukai masa depan anak di bawah umur, tersangka DUM terancam hukuman penjara hingga 15 tahun.

“Iya betul (ancaman hukuman 15 tahun penjara), sudah dilakukan penahanan semalam ke sel,” jelasnya.

Kasus ini terungkap setelah korban diketahui hamil akibat aksi keji yang dilakukan tersangka di lingkungan permukimannya.

Kapolsek Rancabungur Ipda Yudhi Widhiana menerangkan bahwa tersangka DUM diamankan pada Senin (10/8/2026) malam. Karena melibatkan korban anak di bawah umur, penanganannya dilimpahkan langsung ke tingkat Polres Bogor.

“Alhamdulillah sudah kita amankan, dibawa ke Polres karena masalah anak perlu penanganan khusus. Dari awal kita sudah mendampingi laporan ke Polres, termasuk tadi malam kita amankan bersama personel lain. Tadi malam langsung dibawa ke Polres,” ungkap Yudhi, Selasa (11/8/2026).

Yudhi menambahkan, DUM sempat melarikan diri ke luar kota usai melancarkan perbuatan amoralnya. Namun, begitu tersangka kembali ke rumahnya, warga sekitar yang sudah bersiap langsung menangkapnya dan menyerahkannya kepada kepolisian.

“Menurut keterangan warga setempat, sempat keluar kota dulu. Pulang, diamankan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *