Kemarau Panjang, Warga Pingku Bogor Tempuh 4 Kilometer Demi Air Bersih

ABNnews –Musim kekeringan dan kemarau yang panjang selama tiga bulan terakhir menyebabkan Desa di Pingku, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor mengalami krisis air bersih.

Demi bisa mendapatkan air bersih, warga desa terpaksa menempuh perjalanan hingga empat kilometer menuju ke satu-satunya sumur yang masih mengeluarkan air.

Warga pun berinsiatif membawa galon kosong menggunakan sepeda motor menuju sumur yang berada jauh dari permukiman.

Sumur tersebut menjadi satu-satunya sumber air yang masih dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, hingga mencuci.

Salah seorang warga, M Fickie, mengatakan warga harus mengantre, terutama pada pagi dan sore hari, karena banyaknya warga yang bergantung pada sumur tersebut.

Menurutnya, seluruh sumur di lingkungan tempat tinggalnya telah mengering sehingga tidak lagi dapat digunakan.

“Kurang lebih jaraknya 3 sampai 4 kilometer dari rumah. Kalau pagi dan sore ramai, antre banget. Di rumah airnya sudah kering. Belum ada bantuan. Untuk air minum harus beli, kalau mandi ambil air dari sini,” ujar Fickie, Senin (3/8/2026), dilansir dari CNNindonesia.com

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Syamsul. Ia mengaku sumur di rumahnya telah mengering sejak sekitar dua bulan terakhir.

Hingga kini, ia mengaku belum menerima bantuan air bersih sehingga harus mengantre di sumur yang masih memiliki debit air.

“Di rumah sumurnya sudah kering sekitar dua bulan terakhir. Belum ada bantuan sama sekali. Kalau mau ambil air harus antre di sumur yang di bawah,” katanya.

Warga berharap pemerintah segera menyalurkan bantuan air bersih. Sebab, hingga kini sebagian besar sumur warga masih mengering dan krisis air bersih belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Nadzar Lendi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *