Geger Ancaman Bom Teror Bandara Ngurah Rai Bali, Polisi Usut Dugaan Pelaku WNA!

Ilustrasi. Wisatawan Asing asal Jepang saat tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Kamis (3/2/2022). (KOMPAS.com/Ach. Fawaidi)

ABNnews – Publik digegerkan oleh pesan elektronik berisi dugaan ancaman bom yang meneror Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Pihak kepolisian bersama tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan mendalam, termasuk mengusut dugaan keterlibatan warga negara asing (WNA) di balik aksi teror tersebut.

Communication and Legal Division Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, membenarkan pesan ancaman keamanan tersebut masuk pada Minggu (2/8/2026) malam pukul 21.58 WITA.

“Berdasarkan hasil penelusuran lebih lanjut, tidak ditemukan indikasi kebenaran atas informasi yang diterima pihak bandara,” ujar Eka dalam keterangan resminya, Selasa (4/8/2026).

Eka memastikan seluruh operasional penerbangan dan layanan kebandarudaraan di Bandara Ngurah Rai hingga kini berjalan normal, aman, dan terkendali.

Ia mengimbau pengguna jasa serta masyarakat luas untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kabar berantai yang belum terverifikasi.

Pihak pengelola juga mengingatkan publik agar tidak main-main membuat candaan terkait teror keamanan di fasilitas vital negara.

“Kami turut mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jasa untuk tidak bercanda, membuat, atau menyampaikan informasi palsu mengenai ancaman bom, maupun bentuk keamanan lainnya di bandara,” tegas Eka.

Sesuai aturan perundang-undangan, segala bentuk penyebaran berita bohong terkait ancaman keamanan di objek vital nasional merupakan tindak pidana yang terancam hukuman sanksi tegas.

Secara terpisah, PS Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Iptu I Gede Suka Artana, menegaskan tim kepolisian masih bekerja ekstra untuk membongkar identitas dan kronologi pengiriman ancaman bom tersebut.

“Personel Satreskrim Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai saat ini masih melakukan penyelidikan terkait dengan informasi ancaman bom tersebut,” terang Suka Artana.

Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami pelacak digital guna memastikan asal-usul pesan teror serta memburu sosok pelaku yang diduga kuat merupakan WNA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *