Heboh Petisi ‘Cancel Sarwendah’ Tembus Puluhan Ribu Tanda Tangan, Ada Apa?

Petisi online yang berisi seruan aksi cancel terhadap mantan istri Ruben Onsu, Sarwendah. (Foto: Change/Instagram Sarwemdah)

ABNnews – Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan beredarnya sebuah petisi online yang berisi seruan aksi boikot alias cancel terhadap mantan istri Ruben Onsu, Sarwendah.

Jumlah netizen yang membubuhkan tanda tangan dalam petisi tersebut dilaporkan melonjak tajam hingga menembus puluhan ribu orang.

Riuh petisi boikot ini bahkan memantik perhatian aktris Emma Warokka. Melalui akun Threads pribadinya, Emma mengaku syok melihat masifnya gerakan netizen di dunia maya tersebut.

“Petisi cancel S sudah mencapai 26 ribu orang. Ya Allah ngerinya netizen Indonesia…,” tulis Emma Warokka dalam unggahannya.

Tak butuh waktu lama setelah unggahan Emma, seorang netizen membagikan tangkapan layar terbaru yang menunjukkan angka dukungan gerakan tersebut telah melesat melewati 27 ribu orang.

Pantauan di situs Change.org saat berita ini dimuat, petisi boikot tersebut sudah ditandatangani oleh 43.085 orang dan grafiknya diprediksi masih akan terus bergerak naik.

Bahkan, laporan teranyar menyebut klaim angka akumulasi sudah menyentuh lebih dari 48 ribu pendukung.

Lantas, ada apa di balik munculnya gerakan cancel terhadap Sarwendah ini?

Meluasnya petisi ini memicu gelombang pro dan kontra yang sangat sengit di kolom komentar media sosial. Banyak netizen yang terbelah menjadi dua kubu.

Kubu yang mendukung petisi mengaku terdorong oleh rasa kecewa terhadap sikap Sarwendah belakangan ini. Ibu tiga anak itu dinilai kerap menunjukkan gestur yang menantang sang mantan suami, Ruben Onsu.

Tak hanya itu, salah satu pendukung petisi di laman Change.org secara blak-blakan menyuarakan alasan di balik dukungannya terhadap aksi boikot ini:

“Petisi ini untuk melawan live jualan dan publik figure yang tidak mendidik dan memberi contoh buruk bagi generasi bangsa,” tulis akun bernama Wend***.

Di sisi lain, tidak sedikit warganet yang memilih menahan diri dan menolak keras untuk ikut menandatangani petisi boikot tersebut karena alasan kemanusiaan dan spiritual.

“Nggak pernah mau ikutan kayak gini karena takut banget matiin rezeki orang lain entar kalau Allah marah Allah yang rezeki aku,” komentar akun @yuyundar***.

Cuitan itu pun langsung dibalas menohok oleh netizen lain yang kontra. “Lebih mengerikan kamu, julid ke manusia bawa-bawa nama Allah,” balas akun @dazz.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *