ABNnews – Nasib apes menimpa sedikitnya 49 calon pengantin di Jawa Barat yang harus gigit jari setelah menjadi korban penipuan wedding organizer (WO) Damawangsa.
Alih-alih bersanding di pelaminan impian, para korban justru menderita kerugian massal dengan total mencapai Rp 2,4 miliar akibat tergiur iming-iming paket pernikahan murah.
Kini, aparat kepolisian dari Polda Jawa Barat tengah memburu pemilik WO Damawangsa berinisial S yang dilaporkan kabur. Polisi menegaskan tidak akan segan-segan memasukkan pelaku ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) alias buron jika terus-menerus tidak kooperatif.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menyebut, saat ini S tengah melarikan diri dan keberadaannya masih misterius.
“Nanti akan kita lakukan penyidikan dan akan kita terbitkan DPO apabila memang yang bersangkutan tidak ditemukan keberadaannya,” kata Hendra di Kota Bandung, Jumat (19/6/2026).
Hendra membeberkan, modus yang digunakan pelaku terbilang rapi untuk menjaring korban yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat.
S sengaja menawarkan promo paket pernikahan dengan harga miring di media sosial guna menarik minat para pasangan kekasih yang sedang merencanakan hari bahagia.
Nahas, setelah para korban terjerat rayuan dan mengirimkan sejumlah uang ke rekening yang ditunjuk, pelaku langsung memutus komunikasi secara sepihak.
“Setelah menerima pembayaran, mereka mematikan handphone dan kemudian tidak bisa ditemukan,” jelas Hendra.
Hingga saat ini, proses hukum masih terus berjalan. Dari total puluhan korban yang terdata, baru dua saksi pelapor yang telah diperiksa secara intensif oleh penyidik.
Hendra memprediksi angka kerugian Rp 2,4 miliar tersebut masih berpotensi membengkak seiring berkembangnya penyelidikan.
Polda Jabar pun mengimbau kepada masyarakat luas yang merasa ikut menjadi korban penipuan WO Damawangsa ini untuk segera melapor ke pihak kepolisian. Hendra juga menyelipkan wejangan penting agar publik lebih waspada ke depannya.
“Kepada masyarakat yang sedang merencanakan acara ataupun kegiatan kebahagiaan, tolong jangan mudah tergiur dengan wedding organizer yang menampilkan paket sangat murah sekali,” pungkasnya.












