Pilu Wanita Rancaekek Diduga Disekap-Disiksa Pacar 3 Tahun, Ditemukan Wajah Hancur

Perempuan di Rancaekek diduga diculik dan disekap 3 tahun oleh kekasih hingga alami luka parah dan dirawat di RSHS Bandung. (Foto: iNews TV/YUAN PANGESTU)

ABNnews – Nasib pilu menimpa seorang perempuan berinisial YTT, asal Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dirinya diduga menjadi korban penculikan sekaligus penyekapan dan penganiayaan sadis oleh kekasihnya sendiri selama kurang lebih 3 tahun, hingga akhirnya ditemukan pihak keluarga dalam kondisi wajah hancur dan tubuh penuh luka.

Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat menderita luka berat di bagian kepala serta wajahnya.

YTT berhasil ditemukan oleh pihak keluarga dalam kondisi yang sangat memprihatinkan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Cinunuk, Kabupaten Bandung, pada Rabu (10/6/2026) lalu.

Penemuan ini membuat pihak keluarga terkejut bukan main, lantaran mereka telah kehilangan kontak sama sekali dengan korban sejak tahun 2023 silam.

Adik korban, Syahrul Ulum, menceritakan bahwa pihak keluarga awalnya mengira korban berada di Jakarta untuk urusan pekerjaan sembari menjalin hubungan asmara dengan seorang pria berinisial TH (30).

“Kenal pelaku di acara konser lalu menjalani hubungan kurang lebih dari 2023,” kata Syahrul dikutip inews, Kamis (18/6/2026).

Syahrul menjelaskan, sejak putus komunikasi total pada 2023 lalu, pihak keluarga tidak tinggal diam dan terus berupaya melakukan pencarian. Bahkan, pihak keluarga sempat menyebarkan informasi kehilangan melalui berbagai platform media sosial, namun usaha itu nihil hasil.

“Kami kaget waktu dengar kakak jadi korban penganiayaan. Kami tahu kakak kerja di Jakarta selama ini, ternyata sudah lama tidak kerja,” ucapnya lirih.

Disiksa Brutal hingga Alami Luka Bacok

Tabir gelap ini baru terkuak setelah keluarga mendapatkan informasi mengenai titik lokasi korban di sebuah kontrakan di kawasan Cinunuk.

Begitu didatangi, pihak keluarga terpukul melihat kondisi fisik YTT yang rusak akibat penyiksaan berulang selama masa penyekapan.

Pihak keluarga pun langsung melarikan korban ke rumah sakit.

Syahrul menjabarkan, kekejaman yang diduga dilakukan TH telah membuat kondisi kakaknya sangat mengenaskan.

Pelaku ditengarai kerap memukul korban menggunakan helm, menyundutkan rokok, hingga menyayat kening korban.

“Waktu di rumah sakit kondisi wajah kakak saya sudah hancur. Mata sebelah kanan sudah infeksi, sebelah kiri mengecil, sudah gak bisa lihat. Di bagian atas bibir sudah gak ada. Kaki sebelah kiri bekas dibacok,” beber Syahrul pilu.

Pihak keluarga menduga kuat bahwa selama tiga tahun terakhir, korban sengaja disekap secara terisolasi dan dilarang keras memberikan kabar atau berkomunikasi dengan keluarga oleh terduga pelaku.

“Selama di rumah sakit kondisi sudah bisa diajak komunikasi cuma kurang jelas,” tambah Syahrul mengenai kondisi terkini kakaknya.

Kasus dugaan penculikan disertai penganiayaan berat yang berlangsung bertahun-tahun ini telah resmi dilaporkan pihak keluarga ke Mapolda Jawa Barat. Pihak kepolisian pun langsung bergerak melakukan penanganan serius atas kasus mengerikan ini.

Saat ini, tim penyidik kepolisian masih melakukan pendalaman menyeluruh serta melakukan pengejaran intensif terhadap terduga pelaku berinisial TH yang kini buron.

Polisi juga mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan menelusuri secara runut rangkaian kejadian traumatis yang menimpa korban sejak 2023 hingga akhirnya ditemukan di pertengahan tahun 2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *