banner 728x250

Dor! Mahasiswa di Samarinda Ditembak OTK: Pelaku Ditangkap di Kukar, Motif Masih Gelap

Tangkapan layar rekaman CCTV saat pelaku kabur usai menembak seorang mahasiswa Samarinda. (Foto: Istimewa)

ABNnews – Seorang mahasiswa di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, berinisial LA (20) menjadi korban penembakan brutal oleh orang tidak dikenal (OTK) menggunakan senapan angin hingga mengalami luka serius di bagian kepala.

Kurang dari 24 jam setelah kejadian, pihak kepolisian berhasil meringkus pelaku di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), meski hingga kini motif di balik aksi nekat tersebut masih gelap alias misterius.

Pelaku yang diketahui berinisial MZ (22) diamankan tanpa perlawanan oleh petugas pada Sabtu (13/6) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita. Ia diciduk di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar.

“Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi, tersangka diduga melakukan penganiayaan menggunakan senapan angin terhadap korban,” ungkap Kasi Humas Polresta Samarinda, Ipda Arie Soeharyadi, dikutip detikkalimantan, Senin (15/6/2026).

Arie menjelaskan, aksi penembakan mencekam tersebut terjadi di Jalan P Suryanata, Perumahan Graha Indah, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, pada Jumat (12/6) malam sekitar pukul 22.25 Wita. Dalam pemeriksaan awal, pelaku MZ sudah mengakui seluruh perbuatannya kepada penyidik.

Kendati pelaku telah dijebloskan ke balik jeruji besi, misteri mengenai alasan penembakan ini belum terkuak. Penyidik Satreskrim Polresta Samarinda bersama Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu hingga kini masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka maupun saksi-saksi guna mengungkap motif asli pelaku.

“Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut akan kami sampaikan di release terkait kronologi serta motif dari pelaku,” jelas Arie.

Berdasarkan runtutan kronologi kejadian, petaka malam itu bermula ketika korban baru saja tiba di rumahnya setelah pulang dari kampus. Saat hendak memarkirkan sepeda motornya di area rumah, suasana sunyi tiba-tiba dikejutkan oleh suara letusan senjata.

“Korban menyampaikan bahwa saat pulang kuliah dan hendak memarkirkan motor di rumah, tiba-tiba terdengar suara tembakan. Korban kemudian langsung terjatuh sambil memegang kepalanya,” kata Arie.

Akibat tembakan tersebut, korban mengalami luka tembak yang cukup parah di area vitalnya dan harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan medis secara intensif.

“Korban mengalami luka tembak pada bagian kepala belakang atas sebelah kiri. Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan intensif oleh Polresta Samarinda,” tambahnya.

Selain berhasil mencokok pelaku dalam waktu singkat, jajaran kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti krusial dari tangan tersangka yang diduga kuat digunakan untuk mengeksekusi korban.

Barang bukti yang disita petugas di antaranya adalah satu pucuk senjata rakitan jenis senapan angin model CPC 4000, sejumlah amunisi aktif, proyektil bekas tembakan yang ditemukan di TKP, pakaian yang dikenakan pelaku saat beraksi, hingga hasil visum dari pihak rumah sakit yang merawat korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *