banner 728x250

Momen Piala Dunia bisa Perkuat IP Animasi Garuda di Dadaku

ABNnews –Film animasi “Garuda di Dadaku” bisa memanfaatkan momentum gelaran Piala Dunia 2026 yang dapat semakin memperkuat perluasan promosi kekayaan intelektual atau IP film tersebut. Hal itu disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya.

“Dan tentu harapannya film kita tidak hanya jadi tuan rumah di negeri sendiri tapi juga mendunia. Dan film ‘Garuda di Dadaku’ ini juga kita harapannya dengan menjelang World Cup ini juga bisa bermain di momentum inilah,” kata Riefky saat ditemui selepas screening film animasi “Garuda di Dadaku” di Jakarta, Kamis (4/6/2026),dilansir dari Antara.

Riefky mengatakan IP film animasi buatan 500 animator anak bangsa ini akan didorong untuk memanfaatkan momen Piala Dunia dengan berbagai aktivasi melibatkan berbagai lini sektor industri kreatif.

Kerja sama untuk memperluas IP Garuda di Dadaku dilakukan bersama InJourney, Sarinah, Sinarmas dan juga pada alat tulis dan buku untuk anak.​​​​​​​

Rifkie mengatakan aktivasi dengan berbagai sektor kreatif ini bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap keberadaan IP asli Indonesia yang sudah diadaptasi ke berbagai genre film ini.

Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menambahkan, pemerintah negara tetangga seperti Malaysia sudah melirik kualitas animasi Indonesia, sehingga perluasan film tersebut ke internasional bisa semakin didorong untuk masuk ke pasar global.

“Kami dari Kementerian Ekonomi Kreatif sangat bangga, semakin banyak film-film animasi anak bangsa, terima kasih ke Base Entertainment dan Kawi Animation serta sutradara, kemudian juga produser, para teman-teman adik-adik yang voice over, voice talent,” katanya.

Lebih lanjut Riefky berharap cerita yang disampaikan dalam film animasi berdurasi 79 menit ini dapat mendorong motivasi anak-anak untuk semakin bersemangat meraih mimpi dan prestasi khususnya di bidang olahraga sepak bola.

Selain itu juga dapat menanamkan sifat soliditas, pertemanan, persahabatan yang perlu dijaga oleh anak muda untuk menunjukkan Indonesia sebagai bangsa yang kaya juga akan budaya.

“Mudah-mudahan penontonnya banyak, terus juga bisa mengikuti festival-festival, dapat award-award internasional dan juga harapannya bisa masuk ke pasar regional atau global,” katanya.

Selain Kementerian Ekraf, film ini juga didukung dengan kehadiran Menteri Pemuda dan Olahraga Eric Thohir.

Nadzar Lendi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *