ABNnews – Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) berkerjasama dengan PKK kelurahan Abadijaya Depok mengadakan pelatihan pengenalan aplikasi pembelajaran Bahasa Inggris untuk para ibu-ibu kader PKK di kelurahan bertempat di Kelurahan Abadijaya Jl. Ling Cipayung No.1, RT.3/RW.2, Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, pada Sabtu, 2 Mei 2026 pukul 09.00–12.00 WIB.
Pengabdian kepada Masyarakat (PM) yang dilaksanakan oleh dosen-dosen UBSI ini dirancang untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan para ibu kader PKK dalam hal penggunaan aplikasi pembelajaran bahasa Inggris.
Pelatihan ini bertujuan untuk membantu kegiatan PKK dalam hal pembinaan keluarga khususnya dalam mendampingi anak-anak untuk belajar bahasa Inggris. Tidak bisa dipungkiri, di era digital ini, media informasi sangat mudah didapat dan penggunaan tekhnologi banyak dipakai dalam media pembelajaran.
Oleh karena itu perlu adanya peningkatan pengetahuan bagi ibu-ibu yang ingin mendampingi anaknya belajar bahasa Inggris. Karena waktu yang dihabiskan orang tua dengan anaknya terutama yang masih di level sekolah taman kanak-kanak, sekolah dasar dan sekolah menengah cukup banyak sehingga proses belajar akan lebih maksimal apabila orang tua juga dapat mendampingi dalam memberikan alternatif pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.

Dalam kegiatan tersebut, para ibu-ibu peserta terlihat cukup antusias dan bersemangat, apalagi ketika sesi praktek dimana mereka ikut mencoba belajar bahasa Inggris dengan berbagai aplikasi yang menarik dan sederhan yang diajarkan.
Sekretaris PKK Ibu Putri R. Bachri yang ikut mendampingi dalam kegiatan tersebut menyambut baik kegiatan ini sebagai sesuatu yang sangat positif untuk meningkatkan pengetahuan para ibu-ibu peserta dalam upaya pemberdayaan perempuan khususnya keluarga. Sehingga ibu-ibu juga punya alternatif pembelajaran bahasa Inggris untuk anaknya yang masih kecil-kecil di rumah.
Selain dosen, kegiatan ini melibatkan para mahasisa UBSI agar dapat memberikan kesempatan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan mereka serta memperoleh pengalaman langsung kepada masyarakat.
Dengan implementasi dari Tridharma Perguruan Tinggi ini, diharapkan hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat akan semakin erat, sehingga tercipta keseimbangan antara tiga komponen Tri Darma yaitu penelitian, pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat yang merupakan pilar utama perguruan tinggi.













