banner 728x250
Hikmah  

Menteri Saudi Sebut Tata Kelola Haji Indonesia Alami ‘Existential Leap’, Apa Itu?

Foto: haji.go.id

ABNnews – Penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026 sukses menuai pujian setinggi langit dari Pemerintah Arab Saudi.

Otoritas tertinggi di tanah suci itu bahkan menyebut tata kelola dan pelaksanaan layanan haji Indonesia musim ini telah mengalami existential leap alias lompatan besar yang luar biasa.

Apresiasi tinggi tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, saat melakukan kunjungan mendadak ke pos layanan jemaah haji Indonesia di Mina, Minggu (25/5/2026).

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf, menyebut kedatangan sejawatnya dari Saudi tersebut merupakan sebuah kehormatan besar sekaligus bentuk pengakuan sahih atas kerja keras Indonesia di lapangan.

“Alhamdulillah, baru saja kita mendapatkan kehormatan mendapatkan kunjungan dari Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah. Mereka datang dengan rombongannya untuk mengapresiasi capaian kita tahun ini, yang menurut mereka telah melakukan lompatan yang luar biasa,” ungkap Irfan Yusuf dengan nada bangga.

Sinergi apik antara Kementerian Haji dan Umrah kedua negara dinilai menjadi kunci utama suksesnya operasional haji tahun ini.

Pemerintah Arab Saudi pun menaruh harapan besar agar standardisasi layanan yang sudah jempolan ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan dari tahun ke tahun.

“Kami berterima kasih bahwa kerja sama antara Kementerian Haji dan Umrah Indonesia dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi benar-benar luar biasa dan menghasilkan pelayanan haji yang terbaik untuk jemaah kita tahun ini,” lanjut Irfan.

Dihubungi terpisah, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, memperjelas maksud istilah existential leap yang diutarakan pihak Arab Saudi. Menurutnya, Saudi melihat ada perubahan radikal yang sangat jauh dalam sistem eksekusi pelayanan jemaah Indonesia.

“Yang jelas istilah Menteri Haji dan Umrah Saudi tadi ada existential leap, ada lompatan yang jauh dalam pelaksanaan haji tahun ini,” tutur Dahnil.

Bagi internal Kemenhaj dan seluruh barisan petugas haji Indonesia di tanah suci, guyuran pujian ini langsung dijadikan suntikan vitamin tambahan. Terlebih, jemaah saat ini tengah menghadapi fase paling krusial dan menguras fisik, yakni puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Transformasi radikal di sektor pelayanan haji ini juga diklaim sebagai bagian dari visi besar pemerintahan baru di bawah komando Presiden Prabowo Subianto. Pihak kementerian pun mengetuk hati masyarakat di tanah air untuk terus mengawal proses ini lewat untaian doa.

“Mohon doa dari seluruh rakyat Indonesia supaya kerja-kerja keras semua tim di Kementerian Haji dan Umrah memberikan dampak yang baik untuk transformasi haji di era Presiden Prabowo ini,” pungkas Dahnil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *