ABNnews – Aparat Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) bergerak cepat mengamankan area Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Menjelang laga panas Persib Bandung melawan Persijap Jepara, polisi berhasil menyita ratusan barang berbahaya yang dinilai berpotensi merusak kondusivitas dan mengganggu keamanan pertandingan.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menegaskan pihaknya tidak akan berkompromi dengan segala bentuk pelanggaran yang dapat mengancam keselamatan penonton maupun jalannya laga.
“Barang yang diamankan meliputi 151 flare, 100 silver strobe, satu strong red flare, 11 mercon, 20 petasan, tujuh botol minuman keras, serta 20 kartu identitas. Total barang yang diamankan mencapai 310 item,” beber Hendra di Bandung, Sabtu (23/5/2026).
Aksi sweeping besar-besaran ini sudah digeber petugas sejak pagi hari pukul 07.30 WIB. Petugas menyisir setiap sudut stadion mulai dari area tribun, selasar, hingga kamar mandi penonton. Hasilnya, ratusan barang selundupan berbahaya berhasil diamankan sebelum masuk ke tangan oknum suporter.
“Pengamanan dilakukan secara maksimal untuk memastikan pertandingan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kami mengimbau seluruh suporter untuk tidak membawa flare, petasan, minuman keras maupun barang berbahaya lainnya ke area stadion,” cetusnya.
Tak main-main, selain melakukan aksi sterilisasi di dalam stadion, Polda Jabar juga menerjunkan ribuan personel gabungan skala besar. Langkah ini diambil guna mengawal jalannya pertandingan sekaligus mengantisipasi ledakan euforia Bobotoh di luar area lapangan.
Hendra merinci, sebanyak 3.391 personel disiagakan khusus untuk menjaga ring pengamanan laga Persib kontra Persijap di dalam Stadion GBLA. Sementara itu, 1.010 personel lainnya disebar untuk meredam potensi gesekan dan mengamankan massa suporter di luar stadion.
Kesiapan penuh juga ditunjukkan kepolisian untuk mengawal konvoi kemenangan. Guna mengamankan jalannya pawai juara Persib Bandung yang diprediksi bakal membiru-merahkan jalanan kota, aparat telah menyiagakan sebanyak 2.883 personel gabungan tambahan.
Polda Jabar memastikan koordinasi ketat terus dijalin dengan seluruh pihak terkait demi mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan (kamtibmas) selama pesta bola ini berlangsung.
“Kami berharap masyarakat dan Bobotoh dapat bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan tertib demi kenyamanan bersama,” pungkas Hendra.













