banner 728x250
Dunia  

Detik-detik Menegangkan 9 Aktivis Indonesia Dibebaskan dari Penjara Zionis

Para WNI yang sempat ditahan di Israel sampai di Istanbul, video call dengan Menlu Sugiono. (Akun Instagram Menlu Sugiono)

ABNnews – Perjuangan dramatis sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 berakhir melegakan.

Aktivis dan jurnalis yang berniat membawa bantuan ke Jalur Gaza, Palestina ini akhirnya berhasil bebas dari sekapan tentara zionis Israel setelah sempat mengalami penyiksaan kejam di dalam sel tahanan.

Sebelum dibebaskan, para relawan kemanusiaan Indonesia ini ditangkap secara paksa oleh militer Israel dari beberapa kapal berbeda yang mereka tumpangi.

Mereka kemudian digiring ke fasilitas penahanan Israel dan harus menerima perlakuan tidak manusiawi dari aparat zionis.

“Ada yang ditendang, ada yang dipukul, atau disetrum,” ungkap Kepala Perwakilan Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono, dalam rekaman video yang dibagikan Menlu RI Sugiono via akun Instagram-nya, Jumat (22/5/2026).

Hari kebebasan bagi sembilan WNI tersebut akhirnya tiba pada Kamis (21/5/2026), usai mereka mendekam selama tiga hingga empat hari di bawah intimidasi militer Israel. Kabar bahagia ini awalnya dikonfirmasi oleh pihak Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).

“Seluruh delegasi Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang sebelumnya ditahan di Penjara Ktziot telah dibebaskan dari fasilitas penahanan Israel,” kata Koordinator Media GPCI Harvin Naqsyabandi, Kamis (21/5/2026).

Usai menghirup udara bebas, para relawan langsung menjalani proses deportasi kilat keluar dari wilayah Israel. Mereka diterbangkan melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul, Turkiye.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan proses pemulangan ini dikawal ketat lewat jalur diplomatik dan tim hukum internasional.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, lewat akun X resminya pada Jumat (22/5/2026) malam WIB, memastikan bahwa kesembilan WNI tersebut kini sudah berada di tempat aman dan siap dipulangkan ke tanah air.

Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Turkiye yang membantu penuh proses evakuasi ini.

“Pemerintah Indonesia menyampaikan bahwa sembilan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 yang ditahan oleh militer Israel telah tiba dengan selamat di Istanbul, Turkiye,” tulis Menlu Sugiono.

Dalam komunikasi terbarunya, sembilan WNI yang tampak mengenakan keffiyeh di pundak tersebut sempat melakukan video call langsung dengan Menlu Sugiono.

Meski sempat mencicipi siksaan fisik di penjara zionis, Kemlu RI memastikan kondisi kesehatan para relawan ini secara umum dalam keadaan baik dan stabil. Kini, mereka bersiap pulang ke Indonesia menemui sanak famili.

“Alhamdulillah hari ini bersama-sama sembilan saudara kita yang tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat, walaupun mereka selama tiga-empat hari mengalami kekerasan fisik,” sambung Konjen RI Istanbul, Darianto Harsono.

\Sebelumnya pada Rabu (20/5/2026), para relawan ini sempat membuat publik tanah air waswas setelah mengirimkan pesan darurat (SOS) berupa rekaman video sesaat sebelum jaringannya diputus dan ditangkap militer Israel.

Berikut adalah daftar 9 WNI tangguh yang berhasil bebas dari penjara Israel beserta lokasi kapal mereka:
* Andi Angga Prasadewa (Kapal Josef)

* Rahendro Herubowo (Kapal Ozgurluk)

* Andre Prasetyo Nugroho (Kapal Ozgurluk)

* Thoudy Badai (Kapal Ozgurluk)

* Bambang Noroyono / Abeng (Kapal BoraLize)

* Herman Budianto Sudarsono (Kapal Zapyro)

* Ronggo Wirasanu (Kapal Zapyro)

* Asad Aras Muhammad (Kapal Kasr-1)

* Hendro Prasetyo (Kapal Kasr-1)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *