banner 728x250

Pelarian Berakhir! 4 Pembunuh Wanita di Rumbai Diciduk Tim Gabungan di Aceh dan Sumut

Momen lansia di Pekanbaru tewas usai dipukul berkali-kali oleh perampok terekam CCTV (tangkapan layar CCTV)

ABNnews – Tabir gelap kasus pembunuhan sadis yang menimpa Dumaris Deniwati Boru Sitio (60) di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, akhirnya terungkap.

Tim gabungan Polda Riau dan Polresta Pekanbaru berhasil meringkus empat orang pelaku yang sempat melarikan diri ke luar provinsi.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta mengonfirmasi keberhasilan penangkapan tersebut. Keempat pelaku diciduk di dua lokasi berbeda, yakni Aceh dan Sumatera Utara.

Pelarian para pelaku berakhir setelah tim gabungan Resmob, Jatanras Polda Riau, dan Satreskrim Polresta Pekanbaru mengendus tempat persembunyian mereka. Pengejaran dilakukan secara intensif hingga melintasi batas provinsi.

“Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah dan dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatera Utara,” ujar Kombes Muharman Arta dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (2/5/2026).

Jejak kejam para pelaku terekam jelas oleh kamera CCTV di lokasi kejadian. Awalnya, sebuah mobil hitam datang membawa para pelaku. Terlihat seorang wanita berkaus hitam berinisial AF masuk ke halaman rumah, disusul rekan wanita lainnya dan dua orang pria.

Mirisnya, AF yang diduga menantu korban sempat menyalami Dumaris dengan sopan saat pintu dibuka. Situasi sempat terlihat normal sebelum aksi brutal itu terjadi.

Kejutan muncul dari identitas para pelaku. Berdasarkan rekaman CCTV, AF diduga menjadi otak di balik kedatangan tamu maut tersebut. Tak lama setelah pertemuan itu, seorang pria yang diduga selingkuhan AF datang membawa kayu balok. Tanpa ampun, ia memukulkan kayu tersebut ke kepala korban hingga tergeletak bersimbah darah.

Kasus yang menggegerkan warga Pekanbaru ini mendapat atensi khusus dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Irjen Herry memerintahkan jajaran Polresta Pekanbaru untuk mengusut tuntas dan menindak tegas para pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut.

“Besok siang akan ada jumpa pers terkait detail pengungkapan kasusnya,” tambah Muharman.

Dumaris sebelumnya ditemukan tewas mengenaskan oleh suaminya, Salmon Mena, pada Rabu (29/4) siang. Kini, publik menunggu rincian motif lengkap di balik aksi keji yang melibatkan orang terdekat korban tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *