banner 728x250

Nggak Membosankan, Laga Gila PSG vs Bayern Menyelamatkan Wajah Sepak Bola!

Laga leg pertama babak semifinal Liga Champions antara PSG vs Bayern. (Foto: istimewa)

ABNnews — Laga leg pertama babak semifinal Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) kontra Bayern Muenchen di Parc des Princes pada Rabu (29/04) dini hari WIB, dinilai sebagai pertandingan yang “menyelamatkan wajah sepak bola”.

Legenda Timnas Prancis, Thierry Henry memuji mentalitas kedua tim pada laga ini meski kemenangan menjadi hal yang wajib untuk diraih bagi kedua tim.

Bagi Henry, mentalitas untuk tidak kalah satu sama lain lebih terlihat dari kedua tim daripada hanya sekedar meraih kemenangan.

“Kita sudah banyak berbicara tentang tim-tim yang tidak cukup berani mengambil risiko. Kita berbicara tentang tim-tim yang tidak kalah dalam pertandingan, bukan tentang memenangkannya,” ujar Henry dikutip dari Sky Sports.

Strategi yang diusung oleh kedua tim dianggap penuh risiko. Meski tajam di depan, terbukti ada kelemahan di lini belakang. “Malam ini kami mengambil banyak risiko. Jika kami bermain bertahan, Anda mungkin akan terkejut dengan apa yang Anda lihat malam ini. Tapi aku tidak peduli,” kata Henry.

Makan tidak heran jika mantan penyerang Arsenal itu menganggap laga ini tidak membosankan. “Orang-orang mengeluh sepak bola itu membosankan. Pertandingan itu tidak membosankan. Hanya saja, ada beberapa momen yang sangat gila,” ucapnya.

Laga yang disebut-sebut sebagai “final kepagian” itu diketahui diwarnai banjir gol. Sebanyak sembilan gol tercipta, juara bertahan PSG menyudahi perlawanan Bayern dengan skor 5-4.

Lima gol PSG diciptakan oleh Khvicha Kvaratskhelia (24′, 56′), Joao Neves (33′), dan Ousmane Dembele (45’5 pen, 58′). Sementara Bayern membalas empat gol lewat Harry Kane (17’pen), Michael Olise (41′), Dayot Upamecano (65′), dan Luis Diaz (68′).

Sebagai catatan, jumlah gol dalam laga “gila” itu tercatat sebagai salah satu pertandingan semifinal paling subur dalam sejarah turnamen. Skor yang “gila” juga pernah tercatat saat Glasgow Rangers kalah 6-3 dari Eintracht Frankfurt di semifinal Liga Champions pada 8 Mei 1960.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *