banner 728x250

Kediri Geger! Balita Tewas Penuh Luka Memar, Kakaknya Ternyata Punya Bekas Sundutan Rokok

Ilustrasi. (PEXELS/MARTINUS)

ABNnews – Peristiwa tragis mengguncang Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Jawa Timur. Seorang balita berinisial NIZ ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Rabu (15/4/2026) malam.

Kondisi tubuh korban yang penuh luka mencurigakan sontak memicu dugaan kuat adanya tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sangat sadis.

Korban pertama kali ditemukan sudah tak bernyawa oleh kakak tirinya. Penemuan memilukan ini langsung dilaporkan ke warga sekitar yang kemudian berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi sang balita.

Ketua RW setempat, Baharudin Yusuf, mengonfirmasi adanya luka-luka tak wajar pada tubuh mungil NIZ yang mengarah pada dugaan kekerasan fisik.

“Pada bagian bawah pelipis mata serta bagian perut korban terdapat luka memar,” ungkap Baharudin kepada awak media.

Fakta yang bikin makin merinding, ternyata kekerasan diduga nggak cuma menimpa NIZ. Warga mendapati dua kakak korban juga mengalami luka memar di tubuh serta bekas sundutan rokok!

Hal ini memperkuat kecurigaan bahwa anak-anak di rumah tersebut diduga kuat menjadi korban penganiayaan.

Saat ditemukan, NIZ hanya sedang bersama neneknya, sementara ayah tiri dan ibu kandungnya disebut sedang bekerja. Polisi yang mendapat laporan warga langsung bergerak cepat mengamankan tiga orang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Saat ditemukan, korban hanya bersama neneknya, sementara ayah tiri dan ibunya sedang bekerja,” tambah Baharudin. Kini ayah tiri, ibu kandung, hingga sang nenek pun dibawa petugas untuk didalami keterangannya.

Hingga saat ini, jenazah balita malang tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Kediri untuk menjalani visum dan autopsi. Langkah ini diambil guna memastikan penyebab pasti kematian korban sekaligus mengungkap kemungkinan adanya unsur pidana.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kronologi kejadian yang sebenarnya. Kasus ini pun kini menjadi perhatian serius masyarakat dan kembali menyoroti pentingnya perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan di lingkungan keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *