banner 728x250

Bus Suporter Persebaya Meledak Usai Laga Lawan Persija, 4 Orang Jadi Korban

Bus yang mengangut Bonek, suporter Persebaya, meledak saat melintas di Tol Tegal pada Minggu (12/4/2026) pagi.(Dok Humas Polres Tegal)

ABNnews – Nasib nahas menimpa rombongan suporter Persebaya (Bonek) yang hendak pulang ke Surabaya. Bus Sanjaya Putra yang mereka tumpangi meledak di KM 294+900 Tol Pejagan-Pemalang, tepatnya di wilayah Desa Kertasari, Kabupaten Tegal, Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Rombongan ini diketahui baru saja selesai menyaksikan laga Persija vs Persebaya di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Namun, perjalanan pulang mereka terhenti akibat ledakan yang diduga dipicu oleh bahan menyerupai petasan.

Polisi yang melakukan olah TKP menemukan indikasi adanya bahan peledak ringan. Petugas mencium aroma menyengat khas petasan dari dalam kabin bus setelah ledakan terjadi. Sumber ledakan sendiri diduga kuat berasal dari bagian bawah kursi pengemudi.

“Dugaan sementara mengarah pada adanya bahan menyerupai petasan, namun kami masih menunggu hasil pemeriksaan teknis untuk memastikan penyebab pasti ledakan,” ungkap Perwira Pengendali Lapangan Pamapta 3 Polres Tegal, Ipda Taufik Kusuma Wardhana, dikutip tribunbanyumas. Selasa (14/4/2026).

Ledakan tersebut cukup kuat hingga merusak pintu bus dan membuat pecahan kaca berserakan di badan jalan tol. Akibatnya, empat orang mengalami luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang.

Berikut identitas para korban:
* Alfito Wahyudi Dwiputra (23), warga Sawahan, Surabaya: Alami patah kaki kanan.

* Mario Putra Frandinata (20), warga Tambaksari, Surabaya: Luka bakar ringan.

* Sarim (55), sopir bus asal Nganjuk: Luka bakar ringan.

* M. Gading Fregihautama (21), kernet bus asal Sidoarjo: Luka ringan.


Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo memastikan situasi di lokasi kejadian sudah terkendali dan arus lalu lintas tol tidak terganggu.

Kepolisian saat ini tengah berkoordinasi dengan rombongan suporter untuk menelusuri dari mana asal bahan diduga petasan tersebut.

“Situasi kondusif, arus lalu lintas tetap normal,” tegas AKBP Bayu.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan melapor melalui layanan 110 jika menemukan kondisi darurat di jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *