banner 728x250

Trafik Udara Mudik 2026 Naik 4,5%, AirNav Siapkan 1.700 Petugas ATC hingga Pantau Balon Udara!

Foto dok AirNav Indonesia

ABNnews – AirNav Indonesia memastikan kesiapan penuh layanan navigasi udara untuk mengawal arus mudik Lebaran 2026/1447 H. Tahun ini, trafik penerbangan diproyeksikan bakal naik sekitar 4,5 persen dibandingkan tahun lalu.

Direktur Operasi AirNav Indonesia, Setio Anggoro, menegaskan seluruh aspek mulai dari personel hingga fasilitas navigasi sudah dalam kondisi siaga satu.

“AirNav telah menyiapkan seluruh aspek operasional agar periode Angkutan Lebaran berjalan aman, lancar, dan efisien,” ujar Setio dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (16/3/2026).

Pasukan ‘Penjaga Langit’ Disiagakan

Demi memastikan tidak ada kendala di angkasa, AirNav mengerahkan ribuan personel profesional di seluruh unit layanan navigasi se-Indonesia.

Rincian Personel & Fasilitas yang Disiagakan:
* Petugas ATC: Lebih dari 1.700 orang in-charge.

* Teknisi (ATS Engineers): Lebih dari 1.000 petugas untuk keandalan alat.

* AIS Officers: Sedikitnya 160 petugas.

* Air Communication Officers: Lebih dari 490 petugas.

* Fasilitas: 2.800 unit fasilitas komunikasi, navigasi, surveillance, dan sistem ATC.


AirNav juga mengoperasikan Indonesia Network Management Centre (INMC) yang menjadi pusat komando untuk memantau pergerakan pesawat secara real time di seluruh wilayah udara Indonesia.

Waspadai Balon Udara Liar & Cuaca Ekstrem

Selain kesiapan teknis di bandara, AirNav menaruh perhatian serius pada potensi bahaya di luar kendali otoritas, salah satunya balon udara liar yang sering muncul di wilayah Jawa Tengah seperti Wonosobo dan Pekalongan.

“Kami terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hazard seperti cuaca ekstrem, abu vulkanik, balon udara liar, hingga potensi bird strike,” tegas Setio.

Khusus soal balon udara, Setio meminta kesadaran masyarakat agar tidak melepaskannya secara liar karena sangat membahayakan mesin pesawat dan nyawa penumpang.

Prosedur Pendaratan Dipastikan Aman

Tak hanya di kota besar, kesiapan prosedur navigasi seperti keberangkatan (SID), kedatangan (STAR), hingga prosedur pendaratan (IAP) telah dipastikan aman di ratusan bandara di Indonesia. Dengan koordinasi lintas sektor ini, AirNav optimistis perjalanan mudik masyarakat via jalur udara tahun ini bakal tetap nyaman.

“Kami berharap kesadaran bersama meningkat sehingga ruang udara Indonesia tetap aman bagi seluruh penerbangan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *