banner 728x250

BPOM Sidak 100 Titik Takjil: 2 Persen Sampel Positif Zat Berbahaya, DKI & Tangerang Tertinggi!

Ilustrasi (Foto: SinPo)

ABNnews – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) bergerak cepat melakukan sidak di 100 titik penjualan takjil di seluruh Indonesia. Hasilnya cukup mengejutkan, dari sekitar 5.000 sampel yang diperiksa, 2 persen di antaranya terbukti mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, hingga pewarna tekstil.

Wilayah DKI Jakarta dan Tangerang mencatatkan angka temuan takjil berbahaya paling tinggi. Konsumen pun diminta ekstra waspada saat berburu menu berbuka puasa.

Daftar Takjil Ber-Formalin di DKI Jakarta

Berdasarkan data BPOM, beberapa jenis takjil populer di Jakarta justru dilaporkan positif mengandung formalin. Diantaranya makanan: Mi kuning, Tahu bakso dan tahu kotak, Teri nasi, Cincau hitam serta Sambal goreng cumi.


Tak hanya formalin, pewarna sintetis Rhodamin B juga banyak ditemukan pada panganan berwarna mencolok seperti kerupuk, bolu, jeli merah, es cendol, kue mangkok, hingga sirup merah.

Temuan di Tangerang: Tahu Oranye Pakai Pewarna Tekstil

Kondisi di Tangerang sedikit berbeda. Temuan yang paling menonjol adalah penggunaan Metanil Yellow (pewarna kuning sintetis) pada tahu oranye berukuran besar. Zat ini seharusnya digunakan untuk pewarna tekstil atau cat, bukan untuk makanan.

Bahaya Mengintai di Balik Takjil “Cantik”

BPOM merinci dampak mengerikan jika zat-zat berbahaya tersebut masuk ke dalam tubuh:

1. Boraks (Racun Sel) Bisa merusak sistem saraf pusat, hati, dan ginjal. Dosis fatal bagi anak-anak hanya 3-6 gram. Gejala awal berupa mual, nyeri perut hebat, hingga muntah darah.

2. Formalin (Luka Lambung) Dapat mengakibatkan luka korosif pada selaput lendir pencernaan. Dampak sistemik meliputi kejang, koma, hingga gagal ginjal (hematuria). Dosis fatal dilaporkan hanya sebesar 30 ml.

3. Rhodamin B (Pemicu Kanker Hati) Zat ini menumpuk di lemak tubuh. Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan fungsi hati secara permanen hingga kanker hati.

4. Metanil Yellow (Kanker Kandung Kemih) Menyebabkan gejala akut seperti mual, muntah, dan tekanan darah rendah. Dalam jangka panjang, zat ini menjadi pemicu kanker kandung kemih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *