ABNnews – Upaya AirNav Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan melalui program pertanian modern mulai membuahkan hasil manis. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), para petani binaan di Desa Guklowajen, Kecamatan Sawit, Boyolali, sukses menggelar panen perdana melon hidroponik pada Senin (9/3/2026).
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AirNav Indonesia, Azizatun Azhimah, menyebut hasil panen di lahan terbatas ini sangat memuaskan dan menjadi bukti efektivitas metode pertanian modern.
“Alhamdulillah, dari area seluas 250 meter persegi, melon seberat 1,5 ton yang dikembangbiakkan secara hidroponik berhasil dipanen. Ini kabar yang sangat menggembirakan,” ujar Azizatun dalam keterangan resminya, Selasa (10/3/2026).
Azizatun menjelaskan bahwa sistem hidroponik sengaja dipilih sebagai solusi cerdas bagi masyarakat yang ingin bertani namun terkendala keterbatasan lahan. Program ini merupakan pilot project untuk memperkenalkan pertanian yang lebih terukur dan bernilai ekonomi tinggi.
Fakta Menarik Panen Perdana AirNav, modal awal: 740 bibit melon, hasil Panen: 650 buah melon kualitas premium, total berat mencapai 1,5 ton, lokasi: Lahan seluas 250 meter persegi di Boyolali.
“Ini hasil yang luar biasa. Melalui proyek ini, perusahaan ingin menunjukkan sektor pertanian dapat dikelola secara modern dan inovatif sehingga membuka peluang ekonomi baru bagi desa,” imbuhnya.
Momentum panen perdana ini terasa spesial karena berlangsung di tengah bulan suci Ramadan. Sebagian hasil panen dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial, sementara sisanya dijual untuk modal pembelian bibit tahap berikutnya.
“Kehadiran kita hari ini bukan sekadar panen semata, tapi simbol kerja keras dan kolaborasi antara AirNav dengan masyarakat,” tutur Azizatun.
Pemilihan komoditas melon didasarkan pada nilai ekonominya yang baik dan potensi pasarnya yang luas. AirNav berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknologi agar petani lokal bisa meningkatkan kapasitasnya dan menghadirkan produk pertanian berkualitas tinggi.
AirNav berharap kesuksesan di Boyolali ini bisa menumbuhkan semangat kemandirian serta keberlanjutan ekonomi bagi masyarakat desa secara jangka panjang.













