banner 728x250

Perampokan Keji Menimpa Pasutri di Bekasi: Suami Tewas, Istri Kritis

Ilustrasi. (Foto: istimewa)

ABNnews — Pasangan suami istri (pasutri) di Komplek Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Senin (02/03) dini hari, menjadi korban perampokan.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sang suami, EU (65), meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara sang istri, P (60), ditemukan kritis dengan luka serius di bagian kepala.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal membeberkan kronologi peristiwa keji tersebut. Ia mengatakan, kejadian itu diketahui pertama kali oleh anak perempuan korban yang tinggal bersama mereka.

Kompol Andi mengatakan, biasanya si anak dibangunkan oleh ibunya untuk persiapan memasak sahur. Namun, hingga alarm ponselnya berbunyi pada pukul 04.00 WIB menjelang imsak, sang ibu tak kunjung datang membangunkan.

“Anak korban curiga karena tidak dibangunkan seperti biasanya. Saat ia turun ke bawah, lampu dalam kondisi mati dan ia mendengar suara seperti orang mengerang atau mengorok dari dalam kamar,” papar Andi kepada awak media pada Senin kemarin.

Merasa ada yang tidak beres, lanjut Andi, sang anak mencoba membuka pintu, namun ternyata gagang pintu (handle) sudah dalam kondisi rusak dan pintu terkunci. Dalam kondisi panik, anak korban sempat keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar.

Namun, karena kondisi masih dini hari dan suasana sepi, ia tidak mendapati siapapun. Ia kemudian menghubungi anggota keluarga lainnya.

Setelah pihak keluarga tiba, mereka terpaksa membongkar jendela untuk masuk ke dalam rumah. “Saat itulah kedua korban ditemukan dalam kondisi tergeletak,” ungkap Andi.

“Sang ayah sudah meninggal dunia, sementara ibunya luka parah dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi,” sambungnya.

Berdasarkan hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara, polisi menemukan adanya sejumlah barang berharga yang hilang. Barang-barang tersebut diduga dibawa kabur oleh pelaku yang masuk dengan cara memanjat pagar dan mencongkel jendela.

“Keterangan dari anak korban, barang yang hilang di antaranya gelang emas yang dipakai di tangan korban serta dua buah kunci mobil. Untuk barang lainnya masih kami data,” jelasnya.

Terkait luka yang diderita korban, dugaan awal menunjukkan adanya bekas hantaman benda tumpul di bagian kepala belakang. Namun, pihak kepolisian masih menunggu hasil visum resmi dari rumah sakit.

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas dan jumlah pelaku, serta motif di balik aksi keji tersebut. Pelaku diduga kuat masuk melalui jendela setelah memanjat pagar rumah korban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *