ABNnews – Kabar gembira bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI-Polri, hingga para pensiunan. Teka-teki mengenai jadwal pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 akhirnya mulai menemui titik terang.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal bahwa pengumuman resmi terkait dana segar lebaran ini akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat. Saat ini, pemerintah tengah mematangkan proses administrasinya.
“(THR ASN) kan sedang diproses. Nanti begitu Presiden pulang mungkin dia akan umumkan. Saya nggak tahu masih diproses. Tapi dana-dana sudah siap,” ujar Purbaya usai konferensi pers APBN KiTA di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (23/2/2026).
Pemerintah telah mengalokasikan dana yang sangat besar demi menjamin kesejahteraan abdi negara dan purnawirawan menjelang hari raya. Total anggaran yang disiapkan menyentuh angka Rp 55 triliun.
“Mencairkan THR bagi ASN, TNI/Polri dan pensiunan dengan nilai total mencapai Rp 55 triliun,” tegas Purbaya.
Berdasarkan data kementerian, dana jumbo tersebut akan didistribusikan kepada jutaan penerima manfaat di seluruh penjuru Indonesia. Total ada sekitar 10,5 juta orang yang masuk dalam daftar penerima, yang terdiri dari: ASN Pemerintah Pusat, ASN Pemerintah Daerah, Anggota TNI dan Polri, Pensiunan serta penerima pensiun

Meski tanggal pasti pencairan belum diketuk, Menkeu memastikan bahwa dari sisi ketersediaan anggaran tidak ada masalah. Pemerintah hanya tinggal menunggu momentum pengumuman resmi dari Presiden Prabowo sekembalinya dari kunjungan kerja.
Kepastian tanggal cair kini bergantung pada arahan Kepala Negara. Hal ini dilakukan sebagai bentuk perhatian besar pemerintah terhadap kesejahteraan para pegawai yang telah mengabdi kepada negara.
Langkah ini diharapkan dapat membantu daya beli masyarakat serta memberikan ketenangan bagi para ASN dan pensiunan dalam menyambut Idul Fitri 2026.













