Massa AMPB Bubar, Demo di Depan DPR Malah Memanas Jelang Petang!

Situasi aksi demonstrasi di depan Gedung DPR mulai memanas pada, Kamis (27/8/2026), dengan mencoba merobohkan dan melempar batu serta botol ke halaman. (Foto: Achmad Al Fiqri)

ABNnews – Situasi aksi unjuk rasa di depan Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, justru memanas menjelang petang pada Kamis (27/8/2026).

Eskalasi tensi ini terjadi tepat setelah massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) membubarkan diri pada siang hari, yang kemudian disusul kedatangan gelombang massa baru dari berbagai elemen.

Dikutip inews, massa aksi yang baru berdatangan langsung memusatkan pergerakan di depan gerbang utama dan berupaya merobohkannya.

Sejumlah peserta aksi terlihat menggoyang-goyangkan gerbang besi berwarna hitam tersebut, bahkan berusaha mematahkan jeruji besi demi membuat celah.

Meski terus diguncang dan didorong secara berulang oleh massa, gerbang utama Kompleks Parlemen tersebut masih tetap berdiri kokoh.

Gesekan di lapangan juga diwarnai aksi lempar botol minuman hingga batu yang diarahkan peserta aksi ke dalam area halaman gedung wakil rakyat.

Melalui pengeras suara dari mobil Raisa (Pengurai Massa), aparat kepolisian berulang kali mengimbau massa agar tetap menahan diri dan menjaga situasi kondusif.

Hingga pukul 17.45 WIB, ratusan massa masih bertahan memadati area depan gerbang utama. Sementara itu, jajaran aparat kepolisian bersenjata lengkap terus disiagakan untuk memblokade dan mengamankan objek vital tersebut.

Sebelum memusatkan aksi di gerbang utama, ratusan massa aksi dilaporkan sempat tertahan di kawasan kolong Flyover Jalan Gerbang Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat.

Sekitar pukul 14.15 WIB, pergerakan massa yang didominasi oleh elemen mahasiswa dihadang barikade petugas kepolisian yang menutup jalur menuju Kompleks Parlemen.

Selain mahasiswa, terlihat pula peserta aksi dari berbagai organisasi sipil serta gabungan pengemudi ojek online yang hendak merapat ke titik utama aksi.

“Buka, buka jalannya!” teriak sejumlah peserta aksi di hadapan barisan petugas yang bersiaga.

Penahanan akses tersebut sempat membuat sebagian massa tertahan di kawasan flyover, sebelum akhirnya gelombang massa dari berbagai elemen berhasil menembus barikade dan merapat ke gerbang utama Kompleks Parlemen hingga situasi memanas menjelang malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *