ABNnews — Ulah gerombolan pemotor yang menggelar konvoi night ride di kawasan Bundaran HI dan Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, sukses memicu kemacetan luar biasa pada jam pulang kantor, Jumat (24/7/2026) malam.
Belakangan terkuak, lautan pemotor yang membikin jalanan Ibu Kota lumpuh itu berkumpul demi memproduksi konten bersama seorang selebgram.
Ratusan hingga ribuan pengendara sepeda motor tampak memadati jalanan secara masif. Dari pantauan dan rekaman video yang viral di media sosial, tak sedikit pemotor yang abai keselamatan dengan tidak mengenakan helm, tak memasang pelat nomor, hingga menunggangi motor modifikasi bersuara bising knalpot brong.
Aksi tak tertib ini kian parah lantaran gerombolan pemotor tersebut menguasai seluruh ruas jalan utama, bahkan nekat menerobos jalur khusus bus Transjakarta. Akibatnya, kendaraan bermotor lainnya terjebak tak berkutik di tengah kepungan ‘lautan’ pemotor.
Melihat kondisi lalu lintas yang kian tak terkendali, jajaran Polda Metro Jaya langsung diterjunkan ke lapangan untuk membubarkan kerumunan massa bermotor tersebut.
“23.52 WIB Anggota Kepolisian Daerah Metro Jaya melakukan pembubaran sekelompok pengendara motor yang berkumpul di depan Sarinah Plaza hingga menggunakan 3 lajur jalan sehingga menimbulkan kemacetan dan mengganggu masyarakat pengguna jalan lainnya,” tulis laporan resmi akun TMC Polda Metro Jaya, Sabtu (25/7/2026).
Penyisiran dilanjutkan hingga kawasan titik kumpul Bundaran HI pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.40 WIB untuk mengurai kemacetan.
“00.40 WIB Anggota Kepolisian Daerah Metro Jaya melakukan imbauan kepada pengendara motor yang berkumpul di sekitaran depan Pos Pol Bundaran HI untuk segera melanjutkan perjalanannya karena dapat menimbulkan kemacetan dan mengganggu masyarakat pengguna jalan lainnya,” terangnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Ari Setyo membenarkan bahwa pergerakan massa pemotor tersebut dilandasi motif pembuatan konten media sosial yang melibatkan figur publik / selebgram.
“Cari konten. Ada selebgramnya,” kata Ari saat dimintai konfirmasi oleh detikcom, Sabtu (25/7/2026).
Meski tidak merinci identitas sosok selebgram yang dimaksud, Ari menegaskan bahwa ajang konvoi besar-besaran tersebut sama sekali tidak mengantongi izin resmi dari kepolisian.
“Nggak ada (izin). Kalau ada izin, pasti sudah disiapkan,” tegas Ari
.
Petugas kepolisian di lapangan bergerak cepat menyapu bersih kerumunan hingga lalu lintas kembali normal jelang dini hari.
“Jam 01.00 WIB sudah lancar. (Gerombolan pemotor) dibubarkan agar tidak mengganggu kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas),” beber Ari.
Guna mencegah kejadian serupa terulang, pihak kepolisian mewanti-wanti seluruh pihak agar tetap mengedepankan hukum dan aturan berlalu lintas saat hendak menggelar kegiatan di jalan raya.
“Kalau ada kegiatan, tolong izin dulu sesuai aturan yang berlaku dan jangan mengganggu kamseltibcarlantas serta ketertiban umum,” pungkasnya.












