Konferensi Pers Memanas, Awak Media Kecam Aksi Brutal Taufik Hidayat Penyekap Wanita di Bandung

Tersangka Taufik Hidayat saat konferensi pers Pengungkapan Kasus Taufik Hidayat di Polda Jabar, Jumat (26/6/2026). Foto: Abisatya/kumparan

ABNnews – Suasana konferensi pers di Mapolda Jabar, Kota Bandung, mendadak memanas siang ini, Jumat (26/6/2026).

Awak media hingga pihak yang hadir di lokasi spontan melayangkan kecaman keras saat tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap seorang wanita, YTR alias Taufik Hidayat, akhirnya diperlihatkan ke publik.

Konferensi pers tersebut awalnya berjalan formal dengan dihadiri oleh sejumlah pejabat dari instansi terkait.

Setelah masing-masing pejabat diberikan kesempatan untuk berbicara menyampaikan rilis kasus, tensi di ruangan langsung meninggi saat petugas mulai menggiring Taufik Hidayat keluar dari ruang pemeriksaan.

Taufik dihadirkan di depan awak media dengan mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Kedua pergelangan tangannya pun tampak terikat erat oleh kabel ties.

Begitu berhadapan dengan kamera jurnalis, Taufik langsung menekuk wajahnya dan tertunduk dalam-dalam.

Puluhan perwakilan awak media yang berada di lokasi tidak tinggal diam dan langsung memberondongnya dengan berbagai pertanyaan terkait aksi kriminalnya.

Namun, di tengah cecaran pertanyaan yang bertubi-tubi, Taufik memilih bungkam seribu bahasa. Ia tetap berdiri tegak sambil tertunduk tanpa memberikan respons apa pun.

Ketegangan di Mapolda Jabar semakin memuncak ketika petugas memberikan kesempatan kepada tersangka untuk berbicara.

Di depan mikrofon, pria ini hanya melontarkan kalimat singkat berupa permohonan maaf atas aksi keji yang dilakukannya kepada korban.
“Saya minta maaf,” kata Taufik lirih.

Pernyataan singkat tersebut langsung memicu keriuhan. Ruangan konferensi pers mendadak riuh oleh kecaman dari awak media dan para hadirin yang geram melihat tindakan brutal pelaku terhadap korban wanita.

Taufik kemudian kembali melanjutkan dengan ungkapan penyesalan singkat.

“Saya menyesal,” imbuhnya pelan.

Ungkapan penyesalan itu justru memancing gelombang pertanyaan yang jauh lebih menohok dari para jurnalis di lokasi. Sorakan bernada kecaman terdengar saling bersahutan di dalam ruangan.

“Kenapa beraninya sama cewek? Sudah berapa orang yang jadi korban?” teriak beberapa wartawan yang berondongannya terdengar jelas di tengah keriuhan.

Mendapat serangan verbal yang begitu telak, Taufik Hidayat sama sekali tidak berkutik. Tidak ada satu pun kalimat pembelaan atau jawaban yang keluar dari mulutnya selain terus tertunduk lemas.

Melihat situasi di lokasi yang semakin memanas dan tidak lagi kondusif, petugas kepolisian langsung bergerak cepat menjauhkan tersangka dari mikrofon.

Taufik kemudian kembali digiring oleh petugas untuk dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolda Jabar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *