banner 728x250

Babak Baru! Eks ART Erin Istri Andre Taulany Datangi Polisi, Ngaku Dianiaya hingga Diancam Sajam

ART korban dugaan penganiayaan mantan istri Andre Taulany datangi Polres Jakarta Selatan. Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom

ABNnews – Perseteruan antara Rien Wartia Trigina alias Erin dengan mantan asisten rumah tangganya (ART) berinisial H kian memanas. Senin (4/5/2026), H menyambangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk memberikan keterangan tambahan terkait laporannya atas dugaan penganiayaan berat.

Tak sendirian, H datang didampingi oleh Nia selaku penyalur sekaligus pemilik akun media sosial yang memviralkan kasus ini, serta tim kuasa hukumnya.

Pantauan di lokasi, H terlihat gugup saat berjalan menuju ruang pemeriksaan. Perempuan tersebut memilih lebih banyak diam dan tertunduk saat ditanya awak media mengenai kesiapannya menjalani proses hukum.

Sementara itu, Nia yang mendampinginya tampak lebih tenang. Ia mengaku menyerahkan segala urusan hukum, termasuk soal bantahan keras dari pihak Erin, kepada tim pengacara.

“Saya serahkan kepada pengacara. Ya nanti kita lihat bagaimana semuanya,” tutur Nia singkat.

Pihak kuasa hukum H menegaskan akan membeberkan kronologi lengkap perlakuan yang diterima kliennya selama bekerja di rumah Erin yang berada di kawasan Bintaro.

Dalam laporan yang masuk pada Rabu (29/4) dini hari tersebut, Erin dituduh melakukan rentetan kekerasan fisik. Mulai dari pemukulan, pencekikan, hingga pengancaman menggunakan senjata tajam (sajam).

“Intinya kami masuk dulu (pemeriksaan),” kata kuasa hukum H.

Di sisi lain, Erin membantah keras seluruh tuduhan tersebut. Ia mengaku heran mengapa muncul tuduhan sekeji itu, padahal sang ART baru bekerja dalam hitungan hari dan belum genap satu bulan.

“Baru, baru banget. Belum ada sebulan, belum gajian. Saya juga sudah bayar ke penyalur itu kan. Jadi ya kita lihat saja prosesnya. Pokoknya saya akan tindak lanjuti dengan tegas,” ujar Erin dengan nada kecewa.

Merasa difitnah dan nama baiknya dirusak, pihak Erin langsung pasang badan dengan melayangkan somasi kepada H dan lembaga penyalurnya.

Kuasa hukum Erin, Siti Hajar, menegaskan bahwa narasi yang beredar di media sosial sudah melampaui batas dan sangat merugikan reputasi kliennya.

Tak main-main, pihak Erin mengklaim mengantongi bukti kuat berupa rekaman CCTV serta kesaksian dari pekerja lain dan pihak keamanan di rumahnya. Bukti tersebut diklaim bakal mematahkan tuduhan penganiayaan yang dialamatkan kepada Erin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *