banner 728x250

Pelatihan Pengelolaan Modal dan Pencatatan Keuangan sebagai Pondasi Pertumbuhan Usaha pada Pelaku UMKM GKM Bogor

Pelatihan ini dipimpin oleh Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat, Rani, S.Pd., M.M, yang bersama tim dosen dan tutor menyampaikan materi secara interaktif, sederhana dan mudah dipahami.

ABNnews – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan usaha bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pelatihan Pengelolaan Modal dan Pencatatan Keuangan sebagai Pondasi Pertumbuhan Usaha” diselenggarakan untuk para pelaku UMKM yang tergabung dalam GKM Bogor.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya pelaku UMKM yang belum melakukan pencatatan keuangan secara sistematis serta masih mencampurkan keuangan pribadi dengan usaha. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku usaha kesulitan dalam mengetahui keuntungan secara pasti, mengontrol pengeluaran, serta menentukan strategi bisnis yang tepat.

Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pengelolaan modal dan pencatatan keuangan sederhana yang dapat langsung diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Taufik Baidawi, M.Kom selaku perwakilan dari Universitas Bina Sarana Informatika (BSI). Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa literasi keuangan merupakan salah satu kunci utama bagi pelaku UMKM untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha yang semakin ketat. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, pelaku usaha dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan terarah.

Dr. Taufik Baidawi, M.Kom selaku perwakilan dari Universitas Bina Sarana Informatika (BSI)

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua KKRA, Lestia Fajriah, S.Pd, yang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pelatihan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi pelaku usaha perempuan, dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan kemampuan mengelola usaha secara lebih profesional.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tilawah oleh Ibu Suwaibatul Aslamiyah, S.Pd.I yang menghadirkan suasana khidmat, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Ustadz Bangun Sugiarto, S.Pd sebagai bentuk harapan agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.

Pelatihan ini dipimpin oleh Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat, Rani, S.Pd., M.M, yang bersama tim dosen dan tutor menyampaikan materi secara interaktif, sederhana, dan mudah dipahami. Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teori, tetapi juga langsung dipraktikkan oleh peserta.

Beberapa materi utama yang disampaikan dalam pelatihan ini meliputi: Pentingnya pengelolaan modal dalam usaha, Cara memisahkan keuangan pribadi dan usaha, Teknik pencatatan keuangan sederhana (kas masuk dan keluar), Cara menghitung laba dan rugi, dan Pemanfaatan data keuangan sebagai dasar strategi pemasaran
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didukung oleh tutor Aris Kurniawan, S.E., M.M serta dosen anggota Vina Islami, S.Pi., M.M dan Syahrir, S.Sos., M.M. Selain itu, dua mahasiswa, Nur Intan Rahmania dan Icha Permata Sari, turut berperan aktif dalam membantu peserta selama sesi praktik berlangsung.

Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi sepanjang kegiatan. Mereka активно mengikuti sesi diskusi, bertanya mengenai permasalahan yang dihadapi dalam usaha, serta mempraktikkan langsung cara membuat pencatatan keuangan sederhana. Dengan pendekatan yang aplikatif, peserta diharapkan mampu langsung menerapkan ilmu yang diperoleh dalam usaha masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM GKM Bogor dapat lebih memahami pentingnya pengelolaan keuangan sebagai pondasi utama dalam menjalankan usaha. Dengan pencatatan keuangan yang baik, pelaku usaha tidak hanya dapat mengetahui kondisi usaha secara jelas, tetapi juga mampu menyusun strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan penjualan dan keuntungan.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen dunia akademik dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar lebih mandiri, profesional dan mampu bersaing di era ekonomi modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *