banner 728x250

Gandeng China, Kemenperin Siap Cetak SDM Industri Kelas Dunia

Foto dok Kemenperin

ABNnews – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus tancap gas dalam memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor industri manufaktur nasional.

Di tengah persaingan pasar global yang makin ketat, Kemenperin kini mengambil langkah strategis dengan menggandeng China untuk mencetak talenta-talenta unggul yang siap kerja.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pendidikan vokasi adalah fondasi utama untuk mencetak SDM kompeten. Pendidikan ini menjadi jembatan agar lulusan memiliki skill yang benar-benar dibutuhkan oleh dunia industri, baik di dalam negeri maupun kancah global.

Untuk mencetak SDM jempolan, Kemenperin mengandalkan lembaga pendidikan di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI). Saat ini, Kemenperin menaungi: 11 Politeknik, 2 Akademi Komunitas dan 9 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).


“Pendidikan vokasi menjadi fondasi utama untuk mendukung pertumbuhan sektor manufaktur yang berkelanjutan agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Menperin Agus Gumiwang, Selasa (28/4/2026).

Sebagai langkah konkret, Kemenperin resmi menjalin kerja sama dengan Liuzhou Polytechnic University, China, melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Senin (27/4).

Kerja sama ini bukan tanpa alasan. Kepala BPSDMI Doddy Rahadi mencatat realisasi investasi China di Indonesia pada sektor industri strategis seperti hilirisasi mineral, manufaktur, dan teknologi terus meningkat drastis.

Kemenperin ingin memastikan investasi jumbo tersebut dibarengi dengan ketersediaan SDM lokal yang kompeten. Melalui aliansi China-Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA), kedua belah pihak akan fokus pada: Pertukaran mahasiswa dan dosen, Beasiswa pendidikan, Riset akademik dan seminar serta Pengembangan program pendidikan industri.


Bagi para detikers atau siswa yang ingin meniti karier di industri, Kemenperin saat ini tengah membuka pendaftaran penerimaan siswa dan mahasiswa baru melalui jalur JARVIS (Jalur Penerimaan Vokasi Industri) Bersama 2026.

Ini adalah kesempatan bagi lulusan sekolah untuk bergabung dengan unit pendidikan vokasi Kemenperin yang terintegrasi langsung dengan industri.
* Cara daftar: Mengakses laman jarvis.kemenperin.go.id.

* Batas waktu: Pendaftaran dibuka hingga Mei 2026.


Sinergi antara dunia pendidikan dan industri ini diharapkan mampu mendorong kemajuan industri nasional serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *