ABNnews — Kerugian akibat kebakaran satu gudang dekorasi beserta empat bangunan di kawasan Pasar Cipadu, tepatnya di Jalan Pajak Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Minggu (01/02), ditaksir mencapai Rp7 miliar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Ahmad Dohiri mengatakan, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di dalam gudang dekorasi yang menjadi sumber awal api.
“Api pertama kali muncul dari gudang dekorasi. Dugaan sementara akibat korsleting listrik, kemudian merambat cepat karena di dalam gudang banyak material mudah terbakar,” kata Ahmad.
Ia menjelaskan, gudang tersebut memiliki luas sekitar 500 meter persegi dan digunakan untuk memproduksi berbagai dekorasi acara, seperti dekorasi pernikahan dan perayaan.
“Di dalamnya tersimpan styrofoam, kayu, serta tumpukan tripleks, sehingga api cepat membesar dan sulit dikendalikan,” kata Ahmad.
Diketahui kebakaran melanda sejumlah ruko pedagang tekstil di kawasan Pasar Cipadu, Tangerang Selatan, Banten pada Minggu (01/02) sekitar pukul 17.30 WIB.
Banyaknya bahan tekstil yang mudah terbakar ditambah angin kencang membuat api dengan cepat membesar dan merembet ke ruko di sekitarnya.
29 unit mobil pemadam kebakaran yang berasal dari Tangerang Selatan, Kota Tangerang serta DKI Jakarta dikerahkan ke lokasi kejadian. Api akhirnya berhasil dipadamkan 5 jam kemudian.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Tangsel, Omay Komarudin, mengatakan, terdapat tiga korban dalam kebakaran tersebut,
“Yang menjadi korban ada tiga. Dua warga dan satu petugas pemadam kebakaran dari Tangsel terluka,” kata Omay.













