ABNnews – Kawasan Stasiun Manggarai kini makin estetik dan hidup. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta resmi mewadahi Komunitas Seni Ngakarya bersama sejumlah pemangku kepentingan untuk menggelar Pameran Karya Instalasi bertajuk “Saling Sangga” di Taman Stasiun Manggarai.
KAI Daop 1 Jakarta menegaskan membuka peluang kolaborasi pemanfaatan ruang publik bagi masyarakat selama tetap mengedepankan aspek keselamatan, ketertiban, kebersihan, serta kelancaran operasional perkeretaapian.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan, pemanfaatan area publik di lingkungan stasiun dilaksanakan secara terkoordinasi agar kegiatan masyarakat berjalan selaras dengan fungsi utama stasiun sebagai fasilitas transportasi publik.
“KAI akan terus membangun hubungan baik dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan, serta mendukung kegiatan yang bermanfaat sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai bagian dari semangat perusahaan untuk semakin melayani,” kata Franoto dalam keterangan resminya, Senin (26/10/2026).
Pameran seni yang berlangsung sejak Minggu (25/10/2026) hingga 31 Oktober 2026 ini turut melibatkan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).
“Kami mendukung melalui fasilitasi perizinan penggunaan lokasi, sehingga area publik di sekitar stasiun dapat dimanfaatkan untuk aktivitas kreatif yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar,” ujar Franoto.
Salah satu agenda menarik dalam pameran tersebut adalah Kelas Kanvas, sebuah program sosial yang diinisiasi oleh Komunitas Seni Ngakarya. Program ini menghadirkan kelas menggambar secara gratis bagi anak-anak di lingkungan RW 02 Manggarai.
Melalui Kelas Kanvas, anak-anak diberikan kesempatan untuk mengenal dunia seni, mengasah imajinasi, serta mengekspresikan ide-ide kreatif mereka. Inisiatif sederhana ini membuktikan bahwa ruang publik di stasiun dapat memberikan dampak sosial dan edukatif yang bermakna bagi warga sekitar.
Tak hanya kegiatan edukasi, Pameran “Saling Sangga” juga menampilkan karya instalasi seni ikonis berjudul “NO ROOF STANDS ALONE” karya seniman Doodz.
Karya ini mengusung filosofi kebersamaan, yang menegaskan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk saling mendukung dan tumbuh bersama.
Melalui instalasi seni yang dipajang di Taman Stasiun Manggarai ini, para pengguna kereta dan masyarakat diajak merefleksikan pentingnya hubungan antarmanusia, rasa kepedulian sosial, serta semangat gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.












