Karier Spektakuler 2 Dekade Berakhir, Lionel Messi Gantung Sepatu dari Timnas Argentina

Lionel Messi. (Foto: istimewa)

ABNnews – Bintang sepak bola dunia, Lionel Messi, resmi mengakhiri karier internasionalnya yang spektakuler bersama tim nasional Argentina usai membela La Albiceleste selama lebih dari dua dekade.

Penyerang berusia 39 tahun itu mencetak gol pemungkas dalam kemenangan 3-0 atas Benin di Stadion Monumental, Selasa malam, sekaligus menutup lembaran manis perjalanannya di pentas internasional.

Pertandingan bersejarah tersebut menjadi laga pamungkas Messi di hadapan para pendukung setia di tanah airnya. Ia mengakhiri pengabdian bersama timnas dengan rekor fantastis berupa 207 penampilan dan 125 gol, menasbihkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa sekaligus pemegang rekor caps terbanyak untuk Argentina.

Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, tangis haru Messi pecah. Sambil memegang mikrofon di tengah lapangan, ia menyampaikan salam perpisahan yang emosional di hadapan puluhan ribu suporter yang memadati stadion.

“Sangat sulit untuk mengatakan apa pun hari ini, ada begitu banyak emosi. Hal pertama yang saya pikirkan adalah ayah saya,” ujar Messi dengan mata berkaca-kaca kepada para suporter.

“Yang bisa saya lakukan hanyalah mengungkapkan rasa terima kasih saya. Bahkan di saat-saat terburuk, saya tidak pernah berhenti berjuang, tidak pernah berhenti bertarung, tidak pernah berhenti memberikan segalanya.”

Sang kapten peraih gelar juara dunia tersebut turut mengungkapkan betapa berarti kebanggaan membela panji negaranya sepanjang karier profesionalnya.

“Bermain untuk tim nasional Argentina adalah hal terbaik yang bisa terjadi kepada Anda,” tambah Messi.

“Itu adalah hal terbaik yang pernah terjadi dalam hidup saya.”

Messi juga menyoroti ikatan batin yang begitu kuat antara dirinya dengan para pendukung di seluruh pelosok Argentina, terutama usai kesuksesan bersejarah merengkuh trofi Piala Dunia 2022 di Qatar.

“Saya mengalami salah satu momen terbaik dalam karier saya di sini ketika kami kembali bermain setelah memenangkan gelar juara,” kenangnya.

“Saya cukup beruntung bisa berkeliling negeri ini, dan kalian semua selalu memenuhi stadion. Jangan ragu bahwa semua rekan setim yang berada di sisi saya selalu memberikan segalanya untuk jersey ini.”

Di penghujung pidatonya, La Pulga sempat menyinggung tingginya tuntutan fisik yang dialami tim selama melakoni siklus kompetisi di Amerika Utara, sembari tetap membela kerja keras dan komitmen rekan-rekan setimnya.

“Pertandingan melawan England sangat menuntut bagi kami,” pungkas Messi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *