KMP Virgo Transport 8 Hari Ke-14: 64 Tewas dan 71 Hilang, Tim Penyelam Fokus Sisir Badan Kapal!

Foto dok Ditjenhubla

ABNnews – Operasi SAR Gabungan pencarian korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8 memasuki hari ke-14 dengan fokus utama mengerahkan tim penyelam untuk menyisir badan kapal.

Berdasarkan data terbaru Basarnas, total korban yang telah ditemukan mencapai 172 orang terdiri dari 108 orang selamat dan 64 orang meninggal dunia sementara 71 penumpang lainnya hingga kini masih dilaporkan hilang.

Penyisiran di dalam bangkai KMP Virgo Transport 8 menjadi prioritas utama tim gabungan yang terdiri dari unsur laut, udara, hingga penyelam profesional dari berbagai instansi. Operasi ini berjalan beriringan dengan penyisiran permukaan laut serta pemutakhiran data korban secara terintegrasi.

Untuk mendukung penanganan korban meninggal dunia jika ditemukan dalam jumlah besar saat penyelaman, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan telah menyiagakan dua Kapal Negara Kenavigasian yang dilengkapi fasilitas reefer container (pendingin jenazah) di lokasi operasi.

Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin, Hary Bowo Seno Putro, menyampaikan bahwa KN Kunyit milik Disnav Banjarmasin telah bersiaga penuh di kawasan inti (Ring 1).

“Apabila dalam proses penyelaman ditemukan korban dalam jumlah cukup banyak, KN Kunyit telah kami siapkan sebagai unsur pendukung di Ring 1. Kapal ini telah dilengkapi reefer container untuk mendukung penanganan dan penampungan sementara jenazah sebelum proses evakuasi lebih lanjut,” jelas Hary Bowo.

Selain KN Kunyit, dukungan evakuasi diperkuat oleh KN Miang Besar dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Samarinda. Pada Minggu pagi, kapal tersebut sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk memuat unit reefer container tambahan sebelum langsung bergerak menuju area pencarian.

“Dengan demikian, terdapat dua Kapal Negara Kenavigasian yang dilengkapi reefer container, yaitu KN Kunyit dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin dan KN Miang Besar dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Samarinda. Keduanya disiapkan untuk memberikan dukungan apabila hasil pencarian dan penyelaman membutuhkan kapasitas penanganan korban yang lebih besar,” pangkas Hary.

Sementara itu, Kapal Negara Patroli KN Grantin P.211 dari Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak juga tetap bersiaga mengawal keselamatan navigasi dan mendukung penyisiran di lapangan.

Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak, Capt. Rusmanu, menegaskan bahwa seluruh armada dikerahkan untuk menjalankan fungsi operasional secara terpadu demi kelancaran misi kemanusiaan ini.

“Seluruh unsur bergerak dan bersinergi dalam satu misi kemanusiaan untuk mendukung pencarian dan evakuasi korban KMP Virgo Transport 8 hingga operasi dinyatakan selesai. Dalam setiap pelaksanaannya, kami tetap memastikan kesiapan dan keselamatan personel maupun sarana operasi sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan tugas,” ujar Capt. Rusmanu.

Misi pencarian hari ke-14 ini juga mengoptimalkan pantauan udara melalui pengerahan helikopter milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut. Kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin 12 knot dari arah tenggara serta ketinggian gelombang laut antara 1,0 hingga 1,5 meter.

Seluruh dinamika cuaca dan arus bawah laut terus dipantau secara ketat demi menjamin keselamatan tim penyelam yang melakukan penetrasi ke dalam bangkai kapal. Operasi SAR Gabungan dipastikan bakal terus berlanjut hingga seluruh korban berhasil diidentifikasi dan dievakuasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *