ABNnews – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Dalam Kota, kawasan Slipi, Jakarta Barat, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 04.30 WIB.
Insiden kecelakaan tersebut juga melibatkan empat kendaraan dan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Adapun kedua korban dinyatakan meninggal dunia diketahui merupakan pengemudi dan kenek dari truk kontainer berpelat nomor B 9428 UWV.
Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya mengatakan berdasarkan hasil analisis sementara di lapangan, kecelakaan itu diduga kuat dipicu oleh pengemudi truk kontainer yang tidak menjaga jarak aman saat berkendara.
“Kendaraan truk kontainer berjalan dari arah Slipi menuju timur di lajur satu. Setibanya di lokasi kejadian, truk tersebut menyenggol bagian depan kendaraan truk lain hingga hilang kendali,” ujar Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala di Jakarta, Minggu (13/9/2026), dilansir dari Antara.
Kecelakaan itu melibatkan empat kendaraan, yakni truk B 9230 AH, minibus Daihatsu Sigra F 1372 VN, truk B 9201 UVY, dan truk kontainer B 9428 UWV.
Insiden tersebut bermula saat tiga kendaraan bergerak searah di lajur satu. Truk kontainer B 9428 UWV yang melaju di belakang kemudian menyenggol bagian depan truk di depannya, lalu oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan serta pohon di jalan arteri. Posisi akhir truk kontainer itu terbalik dengan roda kanan berada di atas.
“Akibat benturan keras tersebut, truk kontainer mengalami kerusakan berat pada bagian depan, sementara kendaraan Sigra mengalami kerusakan pada bagian belakang dan truk lainnya rusak di bagian depan,” kata Rieki.
Petugas Sat PJR Polda Metro Jaya bersama pengelola jalan tol pun telah mendatangi lokasi tersebut untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan barang bukti.
Seluruh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu telah dievakuasi dari lokasi kejadian untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
Penanganan dan proses penyelidikan lebih lanjut terkait insiden kecelakaan lalu lintas itu masih ditangani oleh Unit Laka Lantas Pancoran.












