ABNnews – Penemuan sebuah gua misterius berukuran pintu masuk tak sampai satu meter tepat di samping rumah warga bernama Ngatimin (75) membuat gempar warga Pasuruan.
Gua alami yang berisi bekas sesaji tersebut ditemukan di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, dan mendadak viral hingga menyedot kedatangan warga yang penasaran.
Lokasi mulut gua berada persis di sisi kanan rumah Ngatimin, berdekatan dengan area pintu belakang. Meski pintu masuknya relatif sempit dengan ukuran kurang dari satu meter, akses tersebut masih dapat dilalui orang dewasa dengan mudah.
Walau dari luar nampak seperti lubang buatan, interior rongga gua memperlihatkan struktur alami bentukan alam pada umumnya.
Hasil pantauan awal menunjukkan gua ini memiliki ketinggian rongga antara 1 hingga 1,5 meter dengan lebar berkisar 2,5 hingga 3 meter.
Di bagian dasar gua juga dijumpai jejak bekas jalur air alami yang terbentuk akibat letaknya yang berdekatan dengan area sungai.
Tokoh pemuda setempat, Anang Novianto (37), yang memberanikan diri masuk menjelajah hingga bagian dalam memperkirakan panjang lorong gua mencapai sekitar enam meter.
Di kedalaman gua tersebut, Anang dibuat terkejut dengan ditemukannya sisa-sisa sesaji yang identik dengan ritual di tempat-tempat keramat atau wingit khas kawasan adat Tengger di lereng Bromo.
“Guanya alami, bukan gua buatan seperti gua Jepang atau bunker,” kata Anang dikutip detikcom, Kamis (10/9/2026).
Anang mengaku sempat membatalkan niat mengajak anaknya masuk lantaran mengkhawatirkan keselamatan akibat struktur batuan gua yang belum teruji keamanannya.
“Meski kelihatannya (strukturnya) kuat, tapi khawatir juga kalau ambrol,” ujarnya.
Anang menambahkan, di sekitar lokasi juga terdapat satu lubang gua lain yang ukurannya lebih kecil. Namun, hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah kedua lorong gua tersebut saling terhubung satu sama lain.












