ABNnews – Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan ceramah Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam yang digelar di Mushola Baitul Amanah, Jalan Setu Pedongkelan RT 005/RW 05, Kampung Areman, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.
Kegiatan yang berlangsung pada Ahad, 6 September 2026, ba’da Subuh tersebut mengangkat tema “Bersama Dalam Kebaikan, Bersatu Dalam Persaudaraan dan Menguatkan Semangat Kepedulian.”
Ceramah Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam disampaikan oleh Ustadz Romi Syahril, S.Sos, MM, M.I.Kom yang dikenal sebagai jurnalis senior sekaligus dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).
Dalam tausiyahnya, Ustadz Romi mengajak jamaah untuk tidak sekadar memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW secara seremonial, tetapi juga menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, salah satu pesan penting dari perjalanan kehidupan Rasulullah adalah bagaimana membangun persaudaraan, menjaga hubungan baik antarsesama, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah. Bukan hanya dalam hubungan kita kepada Allah SWT, tetapi juga bagaimana kita memperlakukan sesama,” ujar Ustadz Romi dalam ceramahnya.
Ia menekankan bahwa kehidupan bermasyarakat akan menjadi lebih kuat apabila setiap orang mampu mengesampingkan perbedaan dan mengutamakan semangat kebersamaan.
Semangat persaudaraan, lanjutnya, dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti saling menyapa, membantu tetangga yang membutuhkan, menjaga silaturahmi, hingga ikut peduli terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar.
“Persaudaraan itu bukan hanya ketika kita berkumpul dalam suasana bahagia. Justru kepedulian akan terlihat ketika ada saudara atau tetangga kita yang sedang mengalami kesulitan,” tuturnya.
Pesan tersebut sejalan dengan tema Maulid Nabi yang diusung, yakni membangun kebersamaan melalui kebaikan, mempererat persaudaraan, sekaligus menguatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Kegiatan yang dilaksanakan selepas salat Subuh itu juga menjadi momentum bagi warga untuk mempererat tali silaturahmi. Jamaah mengikuti ceramah dengan penuh perhatian hingga kegiatan berakhir dalam suasana penuh keakraban.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat diharapkan tidak hanya mengenang sosok Rasulullah, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan nyata.
Dari lingkungan kecil seperti mushola dan masyarakat sekitar, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh menjadi gerakan kebaikan yang memperkuat persatuan, kepedulian dan kerukunan antarwarga.
Hal serupa dikatakan Ketua DKM Baitul Amanah, H. Wahyu Diyanto, SH, MH terkait acara yang digagas bersama masyarakat sekitar.
“Intinya kita bersyukur, warga di RT 005 RW 05 guyub semuanya. Makanya, kita mengambil tema bersama dalam kebaikan, bersatu dalam persaudaraan, dan peduli terhadap sesama menjadi pesan utama yang diharapkan terus hidup setelah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” tegasnya.












