Viral Hercules Diduga Ada di Lokasi Kericuhan Demo DPR, Polisi Buka Suara

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Foto: KOMPAS.com/HANIFAH SALSABILA)

ABNnews – Polda Metro Jaya buka suara menanggapi beredarnya informasi viral terkait sosok yang diduga Ketua Umum Grib Jaya, Hercules Rosario Marshal, yang disebut-sebut berada di lokasi kericuhan saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI.

Polisi menegaskan saat ini masih mendalami kebenaran narasi yang beredar luas di media sosial tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto enggan terburu-buru berspekulasi mengenai kabar turunnya Hercules dari mobil di ruas jalan tol maupun dugaan keterlibatan organisasi masyarakat (ormas) yang mengusir massa aksi.

“Kita akan mendalami, karena teman-teman harus memahami banyak unggahan di media sosial yang disinformasi, provokasi, dan hoaks,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (28/8/2026).

Budi menjelaskan bahwa aparat kepolisian saat ini fokus memverifikasi fakta-fakta di lapangan guna memastikan kebenaran dari setiap video yang beredar.

“Kalau terkait tentang (keterlibatan) Ormas kami masih melakukan pendalaman terkait karena fakta harus terverifikasi. Kami mohon waktu,” tambahnya.

Sebelumnya, ruang publik dihebohkan oleh rekaman video yang memperlihatkan sosok mirip Hercules turun dari kendaraan di jalan tol di tengah suasana mencekam.

Selain itu, beredar pula video menunjukkan iring-iringan truk mengangkut sekumpulan orang membawa bambu yang meluncur ke arah lokasi demonstrasi.

Aksi demonstrasi itu sendiri berlangsung di depan Gedung DPR RI pada Kamis (27/8/2026). Elemen mahasiswa yang melakukan orasi di depan gedung parlemen sejatinya telah membubarkan diri secara tertib ke arah Senayan sekitar pukul 18.00 WIB.

Namun, kelompok massa lain masih bertahan di depan gedung wakil rakyat tersebut. Petugas kepolisian kemudian mengambil tindakan tegas memukul mundur massa bertahan dari arah Semanggi menuju kawasan Slipi. Hingga malam hari, konsentrasi massa masih tertahan di sekitar wilayah Slipi.

Situasi kian tak terkendali ketika kelompok massa bertindak anarkis dengan merusak serta membakar pos polisi di sekitar lokasi.

Tak hanya membakar pos polisi, massa juga merusak fasilitas kamera CCTV di area tersebut. Hingga Jumat (28/8) pukul 06.00 WIB, sebagian massa dikabarkan masih bertahan di sekitar wilayah Pejompongan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *