ABNnews – Mulyadi (53), pengemudi ojek pangkalan (opang) yang motornya dirusak oleh pengemudi mobil Toyota Alphard di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, akhirnya buka suara usai kasusnya berakhir damai.
Mulyadi menegaskan kondisi dirinya dalam keadaan sehat dan baik-baik saja pascainsiden tersebut.
“Sebagai korban, insyaallah alhamdulillah saya baik-baik saja cuma kegerahan saja. Dan saya mengucapkan terima kasih kepada Polsek Pesanggrahan yang telah membantu saya dari pagi sampai malam tadi,” kata Mulyadi.
Proses mediasi yang difasilitasi oleh jajaran Polsek Pesanggrahan tersebut memastikan perselisihan antara kedua belah pihak kini telah resmi diselesaikan secara kekeluargaan.
“Untuk prosesnya sudah selesai,” tegas Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam saat dimintai konfirmasi, Rabu (19/8/2026).
Mulyadi mengaku sempat terkejut saat mengetahui rekaman video peristiwa perusakan motornya beredar luas hingga viral di berbagai platform media sosial.
Pria yang tak terbiasa menggunakan gadget canggih ini baru menyadari kejadiannya heboh setelah diberi tahu oleh orang-orang di sekitarnya.
“Kaget, soalnya saya nggak bisa menggunakan gadget. Jadi saya kaget gitu. ‘Nih kenapa kamu? Kenapa kamu?’ Saya bingung. Kan tahu saya nggak pernah menggunakan, kecuali WA. Ya sudah alhamdulillah,” terangnya.
Sebelumnya, kasus perusakan yang dilakukan pengemudi Alphard terhadap sepeda motor milik Mulyadi mendadak viral dan menyita perhatian publik. Menanggapi kehebohan di media sosial, jajaran kepolisian langsung turun tangan melakukan penyelidikan.
Dalam video yang beredar, pengemudi mobil Alphard berbaju merah tampak emosi dan merusak bagian depan sepeda motor korban dengan cara mengepruknya menggunakan batu bata di bahu jalan.
Mulyadi yang berada di lokasi hanya bisa pasrah melihat alat pencari nafkahnya dihancurkan.
Pihak Polsek Pesanggrahan mengonfirmasi bahwa aksi brutal tersebut dipicu karena pengemudi Alphard tidak terima mobilnya terserempet.
“Belum ada laporan, tapi tetap kita tindaklanjuti. Sudah (diperiksa pemotor), sudah semua, kita sudah cek TKP semua,” jelas Kompol Seala Syah Alam pada Selasa (18/8).












