ABNnews – Tim nasional (Timnas) Spanyol dibuat frustrasi setengah mati pada laga pembuka mereka di Piala Dunia 2026.
Menghadapi tim debutan Cape Verde di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026), total 27 tembakan yang dilepaskan para pemain La Furia Roja mandul tak berbuah gol dan memaksa laga berakhir imbang 0-0.
Mengacu pada statistik di situs resmi FIFA, Spanyol sebenarnya tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Skuad asuhan Luis de la Fuente mengurung total pertahanan wakil Afrika tersebut dan membombardirnya dengan puluhan peluang.
Namun, dari 27 tembakan yang dilesakkan Álvaro Morata dkk, tujuh di antaranya yang mengarah tepat ke gawang (shots on target) selalu gagal menembus jala lawan. Adalah penjaga gawang Cape Verde, Vozinha, yang tampil luar biasa heroik di bawah mistar dengan mementahkan seluruh peluang emas raksasa Eropa tersebut.
Bagi Spanyol, hasil imbang tanpa gol ini jelas menjadi catatan yang memalukan. Mereka gagal memetik kemenangan melawan tim yang di atas kertas diprediksi tidak akan bisa berbuat banyak dan bakal menjadi lumbung gol.
Sebaliknya, bagi Cape Verde yang baru pertama kali mentas di ajang Piala Dunia, hasil imbang ini merupakan sebuah keberhasilan monumental.
Skuad berjuluk Tubarões Azuis (Hiu Biru) itu sukses mengukir sejarah baru dengan meraih poin perdana mereka di kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.
Torehan sejarah manis ini dipastikan bakal menebalkan rasa optimisme dan mental bertanding para pemain Cape Verde saat melakoni dua laga sisa di Grup H. Sesuai jadwal, Cape Verde akan menantang Uruguay pada 22 Juni, sebelum bersua Arab Saudi pada 27 Juni mendatang.
Kans Cape Verde untuk terus menyajikan kejutan dan melaju ke babak fase gugur kini terbuka sangat lebar. Pasalnya, pada pertandingan Grup H lainnya, duel sengit antara Arab Saudi vs Uruguay juga harus berakhir sama kuat dengan skor 1-1.
Melihat performa gigih serta ketangguhan lini belakang Cape Verde saat meredam agresivitas Spanyol, dua tim mapan sekelas Uruguay dan Arab Saudi kini wajib memasang alarm waspada tingkat tinggi jika tidak ingin dijungkalkan oleh sang tim debutan.













