ABNnews – Kejutan langsung tercipta di laga pembuka Grup H Piala Dunia 2026. Tim nasional (Timnas) Arab Saudi sukses membuat raksasa Amerika Selatan, Uruguay, frustrasi berat sebelum akhirnya kedua tim terpaksa berbagi poin usai bermain imbang 1-1 di Stadion Hard Rock, Miami, Amerika Serikat, pada Selasa (16/6/2026) WIB.
Meskipun gagal mengamankan poin penuh di menit-menit akhir, kapten Arab Saudi, Salem Al-Dawsari, tetap menyambut positif hasil ini. Ia menilai raihan satu poin kontra tim unggulan merupakan modal yang sangat berharga untuk menatap persaingan fase grup ke depan.
“Ini adalah awal yang baik, dan saya percaya kami pantas meraih kemenangan,” ujar Salem Al-Dawsari seusai pertandingan, dikutip dari laman resmi FIFA.
Dalam laga tersebut, skuad berjuluk Green Falcons itu memang tampil sangat meyakinkan sepanjang 90 menit. Anak-anak asuh Herve Renard ini tidak canggung memberikan perlawanan sengit dan disiplin tinggi demi meredam agresivitas La Celeste.
Arab Saudi bahkan berhasil mengejutkan publik stadion setelah mencuri gol keunggulan terlebih dahulu pada menit ke-41.
Memanfaatkan situasi bola mati dengan skema yang sangat rapi, bek tengah Abdulelah Al-Amri sukses membongkar pertahanan Uruguay dan mengubah skor menjadi 1-0. Keunggulan mengejutkan ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan langsung berubah drastis. Uruguay yang tertinggal langsung menaikkan intensitas serangan mereka guna mengejar ketertinggalan.
Edinson Cavani dkk mendominasi penguasaan bola dan terus mengurung lini pertahanan Arab Saudi yang dipaksa bekerja keras sepanjang 45 menit babak kedua.
Meski digempur habis-habisan, Arab Saudi tetap mampu bertahan dengan luar biasa disiplin. Penampilan solid lini belakang yang dikombinasikan dengan aksi-aksi penyelamatan gemilang penjaga gawang Mohammed Al-Owais terbukti ampuh membuat lini serang Uruguay frustrasi karena kesulitan menciptakan peluang bersih. Tak sekadar bertahan, Arab Saudi juga beberapa kali sempat mengancam lewat skema serangan balik cepat.
Namun, usaha tanpa kenal lelah Uruguay akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80. Melalui skema serangan yang rapi, Maximiliano Araujo berhasil mencetak gol penyeimbang yang mengubah kedudukan menjadi 1-1. Skor kembar ini pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Seusai laga, Al-Dawsari mengklaim timnya sebenarnya menunjukkan kualitas permainan yang layak untuk memenangkan pertandingan. Namun, ia tetap bersyukur dan optimistis bahwa jalan Green Falcons menuju babak 16 besar masih terbuka lebar.
“Selangkah demi selangkah, kami bisa lolos ke babak berikutnya,” cetus penyerang andalan Arab Saudi tersebut penuh percaya diri.
Al-Dawsari juga menegaskan bahwa Arab Saudi datang ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini bukan sekadar untuk berpartisipasi atau sekadar menambah catatan penampilan di turnamen makro tersebut.
Berbekal pengalaman manis menumbangkan tim besar di edisi Piala Dunia sebelumnya, wakil Timur Tengah ini datang dengan target tinggi untuk meraih kemenangan dan melangkah sejauh mungkin.
“Kami berharap bisa memperbaiki kesalahan kami pada pertandingan berikutnya agar dapat meraih kemenangan dan semakin dekat dengan kelolosan,” pungkasnya.













