banner 728x250

Siap-siap Macet! Jakarta Dikepung Aksi Unjuk Rasa Hari Ini

Ilustrasi. Demo mahasiswa. (Foto: Sindo)

ABNnews – Para pengendara di ibu kota diimbau untuk bersiap-siap menghadapi potensi kemacetan parah pada Senin (15/6/2026) hari ini.

Pasalnya, sejumlah kawasan protokol di DKI Jakarta bakal dikepung oleh aksi unjuk rasa berskala besar yang digelar oleh aliansi mahasiswa dari berbagai universitas.

Guna mengawal jalannya demonstrasi tersebut, aparat kepolisian bergerak cepat dengan mengerahkan sebanyak 5.955 personel gabungan dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga Polsek jajaran.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, membeberkan bahwa gelombang massa mahasiswa hari ini akan memusatkan aksinya di beberapa titik krusial.

Lokasi tersebut di antaranya berada di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, area depan Gedung DPR/MPR RI Senayan, serta kawasan Jalan Kwitang Raya.

Terkait potensi kelumpuhan arus kendaraan di titik-titik demonstrasi tersebut, Erlyn menyebutkan bahwa skema pengalihan arus sudah disiapkan.

“Sementara terkait rekayasa lalu lintas di lokasi, sifatnya situasional dengan mempertimbangkan jumlah massa di lapangan,” ujar Erlyn melalui keterangan tertulisnya, Senin (15/6/2026).

Sebagai catatan, aksi turun ke jalan ini merupakan kelanjutan dari gerakan pekan lalu. Pada pertengahan pekan sebelumnya, unjuk rasa serupa oleh mahasiswa juga sempat memicu kepadatan arus lalu lintas di koridor utama jantung kota, salah satunya di sepanjang Jalan M.H Thamrin yang mengarah ke Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Demi mengantisipasi dinamika situasi di lapangan, ribuan personel pengamanan tersebut telah disiagakan di pos masing-masing sejak pagi hari. Kekuatan pengamanan komparatif ini terdiri atas 3.651 personel dari unsur Korps Bhayangkara (Polri) serta didukung penuh oleh 500 personel bantuan dari unsur TNI.

Selain menyiagakan ribuan pasukan tanggap di lapangan, pihak kepolisian juga telah memetakan berbagai langkah antisipasi taktis guna meredam potensi kericuhan atau penyusupan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Menyikapi eskalasi gerakan hari ini, pihak kepolisian meminta dengan sangat kepada seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa yang ingin menyuarakan aspirasinya agar tetap menghormati hak-hak pengguna jalan lainnya.

“Kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi agar memenuhi prosedur administrasi yang telah ditentukan, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman tanpa mengganggu ketertiban umum,” pungkas Erlyn.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *