banner 728x250

Persib Bandung Belum Resmi Juara Liga, Bojan Hodak: Berhentilah Bahas Pesta!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak (Foto: Ileague.id)

ABNnews – Langkah Persib Bandung untuk mengunci gelar juara Super League 2025/2026 kini hanya tinggal berjarak satu poin saja.

Namun, di tengah euforia yang mulai membuncah dan ramainya obrolan seputar rencana konvoi juara di media sosial, pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, justru mengeluarkan reaksi keras dan meminta semua narasi itu segera dihentikan.

Juru taktik asal Kroasia ini secara blak-blakan mengaku sangat tidak nyaman dengan munculnya pembahasan soal pesta juara. Terlebih, timnya masih harus melakoni laga krusial terakhir melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu (23/5/2026).

“Sebelum saya bicara soal pertandingan, saya ingin mengatakan sesuatu. Beberapa hari terakhir saya tidak ada di sini, tapi mereka mengirimkan ke saya dan sekarang saya melihat media sosial, dan saya mendengar omong kosong soal konvoi dan semua hal itu,” semprot Bojan saat sesi pre-match press conference, Jumat (22/5/2026).

Bojan menilai, membahas perayaan sebelum peluit panjang akhir musim dibunyikan adalah tindakan yang salah besar. Menurutnya, ada dua risiko fatal jika skuad Pangeran Biru dan para suporter terlena dengan euforia dini tersebut.

Pertama, hal itu akan membakar motivasi tim lawan. Kedua, mentalitas para pemain Persib sendiri bisa buyar di lapangan.

“Menurut saya itu benar-benar tidak masuk akal karena kita belum memenangkan apa pun. Karena kalau kalian terus-terusan menunjukkan hal seperti itu, pertama, kalian akan memotivasi lawan. Kedua, pemain kami bisa kehilangan fokus,” cetus mantan pelatih PSM Makassar tersebut.

Bojan meminta seluruh elemen tim dan suporter untuk melupakan sejenak urusan angkat piala.

“Jadi berhentilah membicarakan semua hal soal konvoi itu. Saya tidak peduli dengan konvoi, saya hanya peduli dengan pertandingan besok,” cetus Bojan dengan nada tegas.

Ketakutan Bojan bukan tanpa dasar. Persijap Jepara dinilai sebagai tim yang tetap haus kemenangan dan berbahaya, meskipun posisi mereka sudah aman dari jerat degradasi.

Di mata Bojan, performa Laskar Kalinyamat belakangan ini bahkan lebih ngeri ketimbang Borneo FC.

“Dan para pemain harus siap 100 persen karena mereka (Persijap) tampil lebih baik daripada Borneo. Mereka punya beberapa hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir, jadi mereka jelas berbahaya,” urainya.

Satu fakta yang wajib dicampar oleh skuad Maung Bandung adalah Persijap merupakan satu dari tiga tim yang sukses menumbangkan Persib di putaran pertama musim ini.

“Mereka adalah satu-satunya tim yang mengalahkan kami. Memang kami kalah tiga kali musim ini, tapi kami harus benar-benar fokus pada pertandingan ini. Jadi, lupakan dulu soal konvoi,” sambungnya lagi.

Sikap dingin terhadap euforia juara juga ditunjukkan oleh bek asing Persib, Federico Barba. Pemain asal Italia ini menegaskan dirinya sama sekali tidak mau ikut-ikutan larut dalam perayaan dini yang berseliweran di luar lapangan.

“Saya tidak merasakan antusiasme itu karena kami belum mencapai apa pun. Jadi saya sangat fokus pada pertandingan ini,” ujar Barba.

Kendati demikian, Barba mengakui jika Persib saat ini berada di atas angin karena nasib juara ditentukan oleh keringat mereka sendiri di laga pamungkas.

Tugas tim sekarang adalah menutup telinga dari kebisingan luar dan menyelesaikan pekerjaan di lapangan hijau.

“Saya pikir bagian terbaiknya adalah sekarang kami berada di posisi yang memang ingin kami capai. Kami ada tepat di momen ini. Semuanya ada di tangan kami sendiri dan kami hanya perlu tetap fokus karena ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” pungkas Barba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *