ABNnews — Pelatih asal Belanda, Arne Slot percaya diri bahwa ia akan tetap melatih Liverpool pada musim depan meski timnya menjalani musim 2025/2026 yang mengecewakan.
Pelatih asal Belanda saat ini berada dalam tekanan. Ia dianggap gagal total mengangkat performa Liverpool yang sudah dipastikan puasa gelar di semua kompetisi.
The Reds sudah mengeluarkan banyak uang untuk membeli pemain di musim panas 2025, tapi Slot tetap saja gagal membawa Liverpool berprestasi. Kopites meminta eks pelatih Feyenoord ini hengkang dari Anfield, ia dianggap tidak layak melatih Virgil van Dijk Cs.
Slot pun angkat bicara soal masa depannya di Liverpool. Ia mengklaim dirinya mendapat dukungan penuh dari para pejabat klub untuk bertahan musim depan.
“Saya tidak berpikir saya memutuskan itu sendirian, tetapi saya punya semua alasan untuk percaya bahwa saya masih menjadi pelatih Liverpool musim depan,” kata Slot yang dikutip dari Fotmob pada Kamis.
“Pertama, saya masih terikat kontrak dengan klub ini dan kedua, dari semua pembicaraan yang kami lakukan. Itulah pandangan saya tentang hal ini,” katanya.
Menurutnya, tekanan seperti ini merupakan bagian dari sepak bola modern dan tidak hanya terjadi di Liverpool.
“Bila Anda tidak menjalani musim terbaik, terutama dibandingkan dengan musim lalu, maka ini jelas bukan musim yang hebat. Maka wajar bila kritik datang,” ujar Slot.
“Kami semua mendapat bagian kami, para pemain, pelatih, dan orang-orang di klub. Begitulah cara kerja sekarang bila Anda tidak memenangkan liga,” imbuhnya.
Slot menilai perdebatan mengenai posisi pelatih sudah menjadi hal lumrah ketika sebuah klub gagal tampil konsisten. Namun, dia menegaskan fokus utamanya saat ini adalah membawa Liverpool menutup musim dengan hasil terbaik.
“Saya pikir dunia sekarang seperti itu, jika seorang pelatih atau klub tidak menjalani musim terbaik, selalu ada perdebatan tentang hal itu. Ini bukan hanya Liverpool, tetapi di seluruh dunia,” tutur Slot.
“Itulah realitas baru dalam sepak bola. Bukan tugas saya untuk menilai orang yang menilai saya, mereka berhak memiliki pendapat,” katanya.













