banner 728x250

FIFA Tegaskan Piala Dunia 2026 Tetap Berlangsung Meski Ada Konflik di Timur Tengah

FIFA sebut Piala Dunia 2026 tak akan ditunda meski situasi Timur Tengah memanas. (Foto: istimewa)

ABNnews — Perhelatan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS), Kanada dan Meksiko pada 11 Juni hingga 19 Juli, tetap berlangsung meskipun ada konflik di Timur Tengah antara Iran dan AS-Israel.

Penegasan tersebut disampaikan Kepala Operasional (COO) Piala Dunia 2026, Heimo Schirgi. Ia mengatakan, pihak penyelenggara terus memantau perkembangan situasi global sambil bekerja sama dengan mitra federal serta lembaga internasional untuk mengevaluasi kondisi terkini.

Namun hingga saat ini, menurutnya belum ada alasan kuat yang dapat memicu penundaan turnamen empat tahunan tersebut.

“Pada dasarnya kami menanganinya hari demi hari dan pada waktunya kami akan memiliki resolusi. Dan, Piala Dunia akan tetap berlangsung, bukan? Piala Dunia terlalu besar dan kami berharap semua orang yang sudah lolos kualifikasi dapat berpartisipasi,” kata Schirgi yang dikutip dari AP News pada Selasa.

Dia juga mengungkapkan bahwa FIFA masih terus menjalin komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Iran guna memperoleh informasi terbaru terkait situasi yang berkembang.

“Bila saya memiliki bola kristal, saya bisa memberi tahu Anda sekarang apa yang akan terjadi, tetapi jelas situasinya sekarang terus berkembang,” ujar Schirgi.

Meski begitu, Schirgi tidak membeberkan secara rinci hasil pembicaraan tersebut. Dia berharap seluruh negara yang telah memastikan diri lolos ke putaran final, termasuk Iran, dapat berpartisipasi tanpa hambatan.

Menurutnya, di tengah kondisi dunia yang penuh ketegangan, Piala Dunia justru bisa menjadi momen untuk menyatukan berbagai bangsa.

“Mengingat keadaan dunia terkini, turnamen ini menjadi kesempatan besar untuk menyatukan semua orang,” kata Schirgi.
Dia menambahkan bahwa Piala Dunia selalu memiliki daya tarik global yang mampu menyatukan berbagai negara dan budaya. Hal itu, menurutnya, sudah terlihat pada penyelenggaraan turnamen sebelumnya di berbagai negara.

“Bagi Anda yang belum pernah menyaksikan Piala Dunia, ini menjadi momen istimewa karena benar-benar bersifat global dan bisa menyatukan semua orang. Kita sudah menyaksikannya di Qatar, Rusia, dan di mana-mana. Orang-orang kagum betapa internasionalnya seluruh acara ini,” katanya.

Turnamen Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli ini akan menjadi edisi pertama yang diikuti oleh 48 negara dari enam konfederasi berbeda.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Dunia akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *