ABNnews – Platform pesan instan WhatsApp dikabarkan tengah menyiapkan layanan berlangganan baru bertajuk WhatsApp Plus.
Fitur ini bakal menjadi paket premium opsional bagi pengguna yang menginginkan pengalaman lebih personal dan fitur lebih lengkap di aplikasi milik Meta tersebut.
Bocoran ini pertama kali diungkap oleh WABetaInfo, Minggu (8/3/2026). Mereka menemukan jejak pengembangan paket langganan ini dalam versi uji coba aplikasi terbaru.
Namun, pengguna setia tak perlu khawatir. Kehadiran WhatsApp Plus tidak akan menghapus layanan gratis yang sudah ada.
Pengguna tetap bisa berkirim pesan, telepon, hingga video call tanpa biaya. Paket berbayar ini murni hanya memberikan fitur tambahan bagi pelanggan premium.
Bisa Sematkan 20 Chat Penting!
Salah satu fitur ‘rahasia’ yang paling dinanti adalah peningkatan jumlah obrolan yang bisa di-pin di bagian atas daftar percakapan.
Jika saat ini WhatsApp hanya mengizinkan maksimal tiga chat untuk disematkan, di WhatsApp Plus jumlahnya melonjak drastis hingga 20 chat. Fitur ini tentu mempermudah pengguna memantau percakapan penting tanpa harus repot menggulir layar.
Tampilan Makin Kece dengan Kustomisasi Luas
Bagi pengguna yang bosan dengan tampilan standar, WhatsApp Plus menawarkan kebebasan kustomisasi yang lebih luas, antara lain:
* Tema dan Warna Aksen: Pilihan tema yang lebih beragam.
* 14 Ikon Aplikasi: Pengguna bisa mengganti ikon aplikasi di homescreen ponsel.
* Nada Dering Khusus: Pelanggan premium bakal punya nada dering eksklusif agar lebih mudah mengenali panggilan masuk.
Stiker Eksklusif dan Reaksi Interaktif
Tak berhenti di situ, paket premium ini juga bakal menghadirkan stiker eksklusif yang tidak tersedia di versi gratis. Selain itu, ada bocoran mengenai reaksi pesan yang lebih interaktif untuk membuat obrolan terasa lebih ekspresif dan hidup.
Hingga saat ini, pihak Meta belum memberikan pengumuman resmi terkait harga langganan maupun tanggal peluncuran resminya di Indonesia. Mengingat statusnya masih dalam tahap pengembangan, fitur-fitur tersebut masih mungkin mengalami perubahan sebelum benar-benar dirilis ke publik.
Jika benar-benar diluncurkan, WhatsApp Plus bakal jadi strategi baru Meta untuk menghadirkan fitur mewah bagi pengguna power user tanpa mengganggu akses gratis miliaran orang di seluruh dunia.













