banner 728x250

Pramono: Tak Ada Operasi Yustisi, Jakarta Terbuka buat Pendatang Baru Usai Lebaran

ABNnews – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Jakarta tetap terbuka bagi para pendatang baru usai masa libur Lebaran 2026 berakhir.

Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak akan menggelar operasi yustisi atau penyaringan (screening) khusus bagi warga yang ingin mengadu nasib di Ibu Kota.

“Jakarta tetap akan terbuka bagi siapa pun. Sehingga saya tidak akan memerintahkan untuk mengadakan yustisi ataupun screening untuk itu,” ujar Pramono kepada wartawan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3/2026).

Pramono menilai peluang kerja di Jakarta masih tersedia bagi siapa saja. Meski begitu, ia memberikan catatan penting terkait kondisi ekonomi yang dibayangi ketidakpastian global akibat konflik di berbagai belahan dunia.

Walaupun pintu Jakarta terbuka lebar, Pramono mengingatkan para pendatang untuk tetap waspada. Gejolak geopolitik dunia disebutnya bisa berdampak pada sektor ekonomi dan lapangan kerja di Jakarta.

“Ruang untuk bekerja di Jakarta juga terbuka. Tetapi memang dalam kondisi dunia yang seperti ini, ketika terjadi perang di mana-mana, Ukraina-Rusia, sekarang di Timur Tengah ada Israel dengan Amerika dan juga dengan Iran, menurut saya kita harus penuh kehati-hatian,” jelasnya.

Selain soal pendatang, eks Sekretaris Kabinet ini juga memastikan kesiapan Jakarta dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Pramono menjamin ketersediaan bahan pokok di Jakarta dalam kondisi aman terkendali.

“Stok di Jakarta aman, lebih dari cukup. Jakarta sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari. Mudah-mudahan tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan,” imbuh Pramono.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun akan terus memantau pergerakan harga di pasar-pasar induk guna memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga selama bulan suci hingga hari raya nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *