banner 728x250

Bikin Mewek! Bocah 12 Tahun Tinggalkan Bayi di Gerobak Nasi Uduk: Ibu Meninggal, Tolong Rawat Adik Saya

Surat dengan tulisan tangan seorang bernama Zidan (12) yang meninggalkan adiknya di Jalan Pejaten Raya RT 01/02, Pasar Minggu, Jakarta Selatan usai ibunya meninggal pasca melahirkan, Selasa (3/3/2026). (Foto: Polsek Pasar Minggu)

ABNnews – Sebuah kisah memilukan datang dari kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Seorang bayi perempuan berusia dua hari bernama Ameera Ramadhani ditemukan telantar di dalam gerobak nasi uduk milik warga di Jalan Pejaten Raya, Selasa (3/3/2026) sore.

Bayi tersebut diduga sengaja ditinggalkan oleh kakak kandungnya sendiri yang berinisial Zidan (12). Bukan tanpa alasan, Zidan meninggalkan sang adik karena sang ibu meninggal dunia sesaat setelah melahirkan Ameera.

“Assalamualaikum Ibu/Bapak yang menemukan adik saya. Saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya karena ibu saya meninggal saat melahirkan,” tulis Zidan dalam secarik kertas yang ditemukan bersama bayi tersebut, dikutip Kamis (5/3/2026).

Pesan Terakhir: Jangan Cari Saya Lagi

Dalam surat yang ditulis dengan tangan itu, Zidan memohon agar siapapun yang menemukan Ameera dapat merawatnya dengan kasih sayang layaknya anak sendiri.

Zidan mengaku terpaksa melakukan ini karena tidak ingin masa depan adiknya suram seperti dirinya.

“Tolong anggap seperti anak sendiri karena saya tidak akan menemukan atau mengunjungi dia lagi. Saya tidak mau masa depan dia seperti saya. Terima kasih,” lanjut kutipan surat tersebut.

Kronologi Penemuan: Terdengar Tangisan dari Lantai 2

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, menjelaskan bahwa bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh warga sekitar pukul 17.30 WIB. Saksi bernama Dinda awalnya mendengar suara tangisan bayi dari lantai dua rumahnya.

Setelah ditelusuri, sumber suara berasal dari sebuah tas belanja yang diletakkan di dalam gerobak nasi uduk di depan rumah warga. Saat dibuka, warga terkejut menemukan bayi mungil berpakaian motif boneka biru yang diselimuti kain putih.

Di dalam tas tersebut, Zidan juga meninggalkan “bekal” terakhir untuk sang adik, antara lain: Susu bubuk, Tisu basah, Sarung tangan bayi serta Surat wasiat tulisan tangan.


Pihak kepolisian yang mendapat laporan pada pukul 17.43 WIB langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Polisi kini tengah melakukan pelacakan melalui rekaman CCTV di sekitar Jalan Pejaten Raya serta berkoordinasi dengan pengurus RT dan Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan.

“Pukul 19.55 WIB, bayi perempuan itu langsung dibawa ke Puskesmas Pasar Minggu guna penanganan medis lebih lanjut,” kata Kompol Anggiat.

Kini, nasib Ameera berada di bawah pengawasan dinas sosial, sementara polisi masih mendalami keberadaan Zidan yang hingga kini belum diketahui rimbanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *